Selanjutnya seorang bapak dari kelompok BHL ini menyebutkan dirinya berterima kasih telah dipekerjakan di kebun sawit milik Okor Ginting. “Terima kasih telah mempekerjakan kami dan membantu kehidupan keluarga,” sebutnya singkat.
Suprianto mandor kebun sawit milik Seri Ukur Ginting memaparkan saat ini jumlah pekerja di kebun ini lebih kurang ada 200 orang yang terbagi di bagian pembibitan, pembersihan dan pemupukan serta lainnya dan jam kerja dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Suprianto juga menyebutkan selama ini tidak ada masalah, penggajian lancar dibayarkan. “Ada lebih kurang 200 pekerja yang bekerja di kebun pak Okor ini dan selama ini hubungan sangat baik antara pekerja dan pemilik kebun pak Okor. Dan kita berterima kasih atas apa yang telah terjalin selama ini. Kami mendo’akan semoga persoalan yang dialami pak Okor dan keluarga bisa selesai dengan baik agar bisa berkumpul kembali dengan kami para pekerja disini,” papar Suprianto dengan prihatin.
Seorang warga Desa Basilam yang secara tak sengaja ditemui setelah keluar dari areal perkebunan sawit milik Okor Ginting, menyebutkan dirinya berterima kasih kepada Okor Ginting yang telah banyak membantu.
“Dulu ada dia (Okor Ginting) membantu anakku, Alhamdulillah,” sebut Ngadimen yang ditemui saat dirinya beristirahat di salah satu warung makan di Desa Basilam Kecamatan Wampu.
Reporter: Susanto







