Sikap Kesatria Rektor USU Tak Tutupi Status Covid-19, Beda dengan Mantan Dewan!

oleh -234 views
Rektor USU Prof Runtung Sitepu saat menjalani tes. (Foto: Internet)

MEDAN – Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Runtung Sitepu, positif Covid-19. Hasil ini didapat setelah sebelumnya Runtung bersama menantunya melakukan pemeriksaan swab test polymerase chain reaction (PCR).

Menarik, Humas USU, Elvi Sumanti tak menampik kabar ini.

Seolah sudah mendapat restu dari orang nomor satu di kampus plat merah itu, Elvi dengan tegas membenarkan sang profesor kini menjalani isolasi mandiri.

Sebuah langkah tepat yang dilakukan Runtung sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus mematikan Covid-19.

Sejumlah pihak mengapresiasi kesiapan dan kebesaran hati Runtung Sitepu. Berani dengan tujuan baik mengungkap statusnya yang dinyatakan positif.

Tentunya, dengan begini tracking perjalanan penyebaran virus mematikan ini bisa dilakukan semaksimal mungkin.

“Saya rasa apa yang dilakukan oleh Runtung bersama jajarannya merupakan sebuah kebesaran hati dan sikap peduli. Ia berani untuk terbuka terhadap masyarakat tanpa menyembunyikan masalah yang dialaminya,” ujar Aktivis 98, Acil Lubis.

Menurut Acil, dengan begini orang-orang yang sebelumnya sempat berinteraksi dengan Runtung Sitepu pastinya akan melakukan langkah pencegahan dengan memeriksakan kesehatan diri.

“Seperti yang saya kemukakan tadi, orang-orang yang sebelumnya berkomunikasi dengan Runtung pasti akan segera melakukan pemeriksaan. Juga melakukan isolasi mandiri setelah mengetahui kabar ini. Aksi pencegahan yang tepat itu begini, tidak menutup informasi diri. Runtung Sitepu bisa dibilang cukup kesatria,” tegas Acil.

Namun, ada kabar miris lainnya sekaitan penyebaran Covid-19 di Sumut.

Bila sikap Runtung yang berani dan mengumumkan status nya sebagai positif Covid-19, ada perilaku berbeda terhadap orang yang berkutat di lingkungan Kantor Gubsu setelah dinyatakan terinfeksi.

Tersiar kabar orang itu adalah mantan Anggota DPRD Sumut. Ia bersama istri terinfeksi dan dinyatakan Covid-19.

Sayangnya, mantan Anggota DPRD Sumut ini enggan membenarkan perihal dirinya dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu terungkap saat wartawan orbitdigitaldaily.com mengecek kebenarannya dengan menanyakan langsung kepada yang bersangkutan.

Via sambungan seluler mantan Anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 menyatakan bahwa kondisi tubuhnya hanya mengalami kelelahan biasa, bukan terinfeksi Covid-19 seperti yang dikabarkan.

Padahal, menurut sumber yang layak dipercaya apa yang dikatakan mantan Anggota DPRD Sumut ini tidak benar. Ia bersama istrinya diketahui tengah menjalani isolasi mandiri pascapenetapan status mereka sebagai pasien positif Covid-19.

“Ia keduanya (suami-istri) itu positif Covid-19. Makanya ini mereka lagi isolasi mandiri. Harusnya kalau memang begitu jujur saja. Kan tidak salah dan aib kalau kita terinfeksi Corona,” ujar sumber.

“Apalagi seperti dia yang mantan Anggota DPRD Sumut dan masih berkutat dan berkomunikasi dengan orang-orang di jajaran Pemprov Sumut, harusnya dia terbuka saja. Jadi orang yang pernah kontak dengannya bisa tahu untuk memeriksakan diri juga,” kata sumber lagi.

Menurut sumber layak dipercaya itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pemprov Sumut harus menaruh perhatian soal kabar ini.

“Jangan karena malu mengumumkan semua jadi korban. Penyebaran jadi tak terkendali,” pungkasnya. (Diva Suwanda)