Sumut Punya Tradisi Kerukunan yang Tak Terbantahkan

Rektor UINSU Prof Dr Syahrin Harahap MA. (Foto/Ist)

Selanjutnya, ada tokoh Tiongkok, Tjong A Fie seorang saudagar dan dermawan yang berkedudukan di Medan yang juga punya aura moderasi di lingkungannya yang dibuktikan dengan banyak tindakan bersama umat lain. Lalu ada tokoh Sisingamangaraja yang juga moderat.

Dari paparan itu, jelas Prof Syahrin, dirasa berlanjut kepada Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi yang juga punya kekuatan moderasi.

“Gubsu punya tradisi kepemimpinan yang sangat moderat. Kita, Sumut mempunyai tradisi kerukunan yang tidak bisa dibantah,” tukasnya.

Penegasan itu juga sebagai bentuk jawaban atas kesedihan dari anggapan sebuah penelitian baru-baru ini yang menyebutkan masyarakat Aceh, Sumut, dan Sumbar adalah masyarakat yang intoleran, padahal sebaliknya.

Dua hal menjadi fokus seminar itu, yakni pertama, menelaah peran dan fungsi kearifan lokal (local wisdom) Sumut menghadapi keberagaman, kedua yakni penghargaan tokoh moderasi yang disematkan untuk Gubsu Edy Rahmayadi.

“Kami perlu sampaikan kepada dunia, bahwa masyarakat Sumatera Utara mengembangkan moderasi beragama dan wasathiyatul Islam,” tandasnya.

Rektor menyampaikan, seminar dalam rangkaian peringatan 50 tahun UINSU berdiri ditandai dengan peluncuran logo 50 tahun dan logo kampus yang baru. Ihwal itu menandakan UINSU menjadi kampus Islam yang lebih dinamis dan siap menghadapi perkembangan zaman dengan nilai islami.

Beberapa waktu ke depan, rektor menggelar peletakan batu pertama pembangunan gedung Wahdatul ‘Ulum di Kampus I Sutomo yang merupakan bantuan Pemprov Sumut.

Ia mengarahkan, agar seminar ini tidak seremonial saja, namun melalui diskusi menghasilkan buah pikiran yang bernas dan bentuk komunikasi baik untuk menciptakan suasana akur dan rukun di tengah umat.

Ia menegaskan, jangan mengeliminir peran Alquran dan hadis dalam menjaga moderasi. Karena kandungannya betul-betul mengarah pada moderan. Jadikan kitab suci dan hadis sebagai pedoman akan mewujudkan moderasi. Ia juga mengharapkan UINSU menjadi kampus yang lebih baik ke depan dengan lulusan berkualifikasi.