TEBINGTINGGI | Sejumlah massa yang tergabung dalam organisasi Tebing Tinggi Bergerak (TTB) menggelar aksi unjukrasa di depan kantor aparat penegak hukum di Kota Tebing Tinggi, Kamis (9/4/2026).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan agar dugaan penyimpangan anggaran di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) segera diperiksa secara transparan dan menyeluruh.
Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah poster tuntutan serta menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka meminta aparat penegak hukum segera menindaklanjuti berbagai dugaan kejanggalan penggunaan anggaran tahun 2024.
Koordinator aksi, Syafrizal Zufri, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap penggunaan uang negara.
“Kami hadir untuk memastikan anggaran rakyat digunakan secara benar. Jika ada dugaan penyimpangan, maka wajib diperiksa secara terbuka,” ujarnya dalam orasi.
Adapun tuntutan yang disampaikan massa antara lain:
- Memeriksa Kepala Bappeda Tebing Tinggi terkait penggunaan anggaran tahun 2024.
- Mengusut perjalanan dinas Bappeda tahun 2024.
- Memeriksa anggaran makan dan minum.
- Mengaudit pengadaan barang dan jasa serta rehabilitasi kantor.
- Mengungkap mekanisme penyediaan barang dan jasa.
- Menyelidiki kejanggalan kendaraan dinas tahun anggaran 2021.
- Mengusut dugaan mark-up pengadaan meubelair Bappeda. ( FDS )







