Aceh  

Tekan Inflasi dan Sambut Idul Adha, Pemkab Asel Gelar Pangan Murah

ACEH SELATAN | Dalam rangka pengendalian inflasi dan menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 H/2024 M, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan menggelar pangan murah di empat Kecamatan.

Pembukaan gerakan pangan murah ini berlangsung di Halaman Kantor Camat Kecamatan Samadua, yang turut dihadiri oleh Pj Bupati diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Aceh dan SDM (Yuhelmi, SH, MH), Kepala Dinas Pangan (Yulizar, SP), Kepala Bulog Wil. Barat Selatan (Iranda Sari), Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Asel, Camat Samadua beserta Forkopimcam. Selasa (11/6/2024).

Pj Bupati diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Aceh dan SDM Yuhelmi, SH, MH dalam kesempatan tersebut mengatakan, kondisi geografis Indonesia yang luas dan berupa kepulauan, serta karakteristik komuditas pangan yang umumnya diproduksi menurut agro ekosistem pada wilayah tertentu serta bersifat musiman, menimbulkan potensi terjadinya surplus maupun devisit pangan.

Menurutnya, dengan adanya perbedaan pola panen juga menyebabkan variasi pasokan dan harga pangan antar waktu serta wilayah, sehingga pada saat panen raya pasokan akan meningkat, sedangkan disisi lain pada periode paceklik pasokan akan berkurang.

Lebih, lanjut,sambungnya, berbagai faktor lainnya seperti, hambatan pasokan, cuaca, biaya pengangkutan yang tinggi, kualitas infrastruktur, perilaku pedagang, serta pengelolaan stok, sering kali menimbulkan terjadinya fluktuasi pasokan dan harga pangan yang berakibat ketidakpastian harga pangan baik ditingkat produsen maupun konsumen.

Tambahnya, hal ini memunculkan potensi keresahan sosial yang lebih luas, serta mempengaruhi inflasi.Kenaikan harga pangan, akan sangat mempengaruhi daya beli masyarakat, bahkan mengurangi keterjangkauan masyarakat terhadap pangan.

Sambungnya, dalam menyambut hari raya Idul Adha 1445 H, sekaligus sebagai upaya pengendalian inflasi, hari ini Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Pangan yang bekerjasama dengan Badan Pangan Nasional melakukan kegiatan stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui gerakan pangan murah, paparnya.

“Kiranya dapat menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok baik ditingkat produsen maupun konsumen, serta meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan masyarakat”, pintanya.

Sementara itu Ketua Panitia Kadis Pangan Yulizar, SP dalam kesempatan tersebut, mengatakan, Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan secara serentak oleh Bapenas.

Pelaksanaan GPM ini bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Kabupaten Aceh Selatan T.A 2024 sejumlah Rp 88.000.000 yang dilaksanakan di 4 Kecamatan.

Adapun empat Kecamatan tersebut sambungnya, yakni, Kecamatan Samadua sebanyak 400 paket, Kecamatan Meukek sebanyak 400 paket, Kecamatan Labuhan Haji Timur sebanyak 400 paket, Kecamatan Labuhan Haji sebanyak 400 paket.pungkasnya.

Reporter : YUNARDI. M. IS