Aceh  

Progres Sasaran Tambahan TMMD ke-128, Kodim Abdya Tunjukan Capaian Signifikan

SatgasTMMD bersama masyarakat selesaikan program Ketahanan pangan. (Foto/Ist)

ABDYA | Dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026,yang dijalankan Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya) terus menunjukkan capaian signifikan.

Hingga Minggu, 17 Mei 2026, mayoritas sasaran tambahan dalam program tersebut berhasil diselesaikan dan kini memasuki tahap akhir pengerjaan.Senin (18/5/2026).

Komandan Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al-Amin selaku Dansatgas TMMD menyebutkan, seluruh personel terus mempercepat pekerjaan agar masyarakat segera menikmati hasil pembangunan.

“Beberapa sasaran tambahan sudah selesai seluruhnya, sementara sisanya kini memasuki tahap akhir pengerjaan,” katanya.

Ia menjelaskan, percepatan pembangunan berlangsung melalui kerja sama personel TNI, pemerintah daerah, Polri, serta masyarakat di lokasi TMMD.

Seluruh unsur tersebut bekerja setiap hari untuk memastikan target pembangunan tercapai sesuai jadwal.

Pada program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), dua unit rumah telah selesai sepenuhnya dan siap ditempati warga penerima bantuan.

Satgas TMMD juga terus mengejar penyelesaian tiga unit rumah lainnya yang kini berada pada tahap akhir pengerjaan.

Program RTLH menjadi salah satu sasaran tambahan yang mendapat perhatian besar karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Melalui pembangunan rumah layak huni, warga diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih aman, nyaman, dan sehat.

Selain RTLH, Satgas TMMD juga hampir merampungkan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).

Dari lima unit yang dikerjakan, empat unit telah selesai sepenuhnya, sedangkan satu unit lainnya kini mencapai progres 96 persen.

Keberadaan fasilitas MCK dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat di wilayah sasaran TMMD.

Dengan tersedianya sarana sanitasi yang layak, masyarakat dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat secara lebih baik.

Capaian positif juga terlihat pada program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB). Empat dari lima titik pembangunan sumber air bersih berhasil diselesaikan 100 persen.

Satu titik lainnya kini berada pada progres 96 persen dan terus dikerjakan oleh personel di lapangan.

Program TMAB menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan air bersih masyarakat desa. Selama ini, sebagian warga masih mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air bersih, terutama saat musim kemarau.

Melalui pembangunan sarana air bersih tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk kebutuhan sehari-hari.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya juga menuntaskan seluruh kegiatan nonfisik dengan capaian 100 persen.

Berbagai kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat telah berlangsung selama pelaksanaan TMMD.

Kegiatan tersebut meliputi pengobatan gratis, pasar murah, donor darah, pembuatan akta kelahiran gratis, pembagian sembako, hingga penanaman pohon.

Selain itu, Satgas TMMD bersama instansi terkait juga menggelar berbagai penyuluhan kepada masyarakat.

Penyuluhan tersebut mencakup bahaya narkoba, wawasan kebangsaan, pertanian, kehutanan, hukum, pelayanan Posyandu dan Posbindu, serta edukasi pencegahan stunting.

Menurutnya, kegiatan nonfisik memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan kualitas hidup masyarakat.

Karena itu, pihaknya tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat edukasi dan pelayanan sosial.

“TMMD bukan hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga membangun kesadaran dan semangat masyarakat agar semakin mandiri,” ujarnya.

Di sisi lain, sasaran fisik utama berupa pengerasan jalan sepanjang 2.500 meter dengan lebar delapan meter juga terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, progres pengerjaan jalan tersebut telah mencapai 83 persen.

Pengerasan jalan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga desa.

Kehadiran jalan yang layak diharapkan dapat mempermudah distribusi hasil pertanian dan mempercepat akses transportasi masyarakat.

Personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus bekerja setiap hari untuk mengejar penyelesaian jalan sebelum penutupan program TMMD Ke-128.

Namun,secara keseluruhan, progres sasaran fisik TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya kini telah mencapai 94,47 persen.

Sambung Rana, capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak dalam menyukseskan program pembangunan terpadu antara TNI dan pemerintah.

Pelaksanaan TMMD Ke-128 di Abdya melibatkan 129 personel TNI, lima personel Polri, 10 personel pemerintah daerah, serta 20 warga setempat.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

Kehadiran masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan juga memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas program TMMD.

Rana berharap,seluruh sasaran fisik dan tambahan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaat program segera dirasakan masyarakat secara menyeluruh.

Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang terus membantu personel di lapangan selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan masyarakat dan seluruh pihak yang telah bekerja bersama menyukseskan TMMD Ke-128 di Abdya,”sebutnya.

Program TMMD sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah, khususnya di daerah pedesaan dan terpencil.

Melalui program tersebut, TNI tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat.

“Jadi dengan progres pembangunan yang terus meningkat, Satgas TMMD optimistis seluruh target program dapat diselesaikan sesuai jadwal dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan warga di Kabupaten Aceh Barat Daya.” cetusnya.

Reporter : Nazli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *