Sesuai kesepakatan kerja sama tersebut, USU didorong untuk memiliki laboratorium sesuai dengan kebutuhan Revolusi Industri 4.0 yang didanai melalui Kerjasama Erasmus+ Industry 4.0. Selain itu, USU dapat mengimplementasikan kebijakan Kampus Merdeka Merdeka Belajar (MBKM).
“MBKM juga dapat dipenuhi dengan mendirikan program studi baru yang merespon perubahan dunia melalui kerjasama dengan organisasi multilateral dan didukung oleh 13 institusi/perguruan tinggi dari 3 negara di ASEAN serta 2 negara di Eropa,” paparnya.
Baca juga: Monev UTBK USU : Sangat Baik dan Memenuhi Standar
Unimarconi dipilih sebagai tuan rumah karena sebagai contoh universitas di Roma, Italia yang telah meraih akreditasi sebagai digital universitas dari Pemerintah Italia yang aktif tergabung dalam kluster nasional “Fabbrica Intelligente” yaitu model kluster riset nasional dengan sasaran implementasi strategi pengembangan industri berdasarkan penelitian dan inovasi utk meningkatkan kompetitif industri Italia.
Kluster nasional penelitian dan inovasi ini telah mengembangkan desain pengembangan pabrik-pabrik di Italia yang seluruh berbasis Teknologi Industri 4.0 seperti Robotics, IAoT, dan lainnya yang telah dimanfaatkan oleh industri. Suasana akademik itu mendukung dengan cepat industri manufacturing Italia pulih dan bertumbuh kembali akibat pandemi.
Karena itu, USU berupaya mengembangkan kekuatan keilmuan dan penelitian yang dimiliki para penelitinya untuk menginisiasi kluster yang sama di tingkat nasional dan internasional bekerjasama dengan pemerintah dan SME di Sumatera Utara dan Nasional.
Saat ini, USU telah menjadi bagian dari program Erasmus+ sebagai salah satu kampus yang dipilih untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten di bidang RI 4.0 melalui pendirian Prodi Master In Industry 4.0. (Red)







