USU Terima Hibah Teaching Farm dan Beasiswa dari PT CPI

Rektor USU Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si selaku Rektor USU bersama Presiden Direktur PT CPI, Dr. (HC) Tjiu Thomas Effendy, S.E., MBA. (Foto/Ist)

Rektor juga berharap untuk dosen yang mendampingi mahasiswa praktik adalah dosen praktisi yang SK mengajarnya dikeluarkan oleh pihak USU, hal ini dimaksudkan agar hibah teaching farm ini dapat terawat dan terjaga dengan baik.

Foto : Istimewa

Presiden Direktur PT CPI Dr. (HC) Tjiu Thomas Effendy, S.E., MBA dalam sambutannya mengatakan, hibah yang dilakukan oleh perusahaan untuk mendukung perkembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia dalam bidang Peternakan.

Selain penandatanganan MoU, PT. Charoen Pokphand Indonesia melalui Charoen Pokphand Foundation Indonesia juga melakukan beberapa penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) seperti Perjanjian Kerja Sama Hibah kandang ayam modern tertutup atau biasa disebut dengan (closed house) dengan kapasitas 20.000 ekor, perjanjian kerja sama pengelolaan kandang, dan perjanjian kerja sama dalam pemberian Beasiswa kepada 20 mahasiswa USU.

Teaching Farm merupakan program hibah Kandang Ayam Closed House dari Charoen Pokphand Foundation Indonesia kepada berbagai perguruan tinggi peternakan di Indonesia. Closed house yang akan dibangun ini merupakan pembangunan closed house ke-14 setelah sebelumnya juga sedang dibangun kandang closed house di Universitas Padjadjaran (UNPAD) – Bandung.

Baca juga: USU Gelar Pendampingan UKM

Dr. (HC) Tjiu Thomas Effendy, S.E., MBA menjelaskan, pembangunan kandang kepada Fakultas Pertanian Jurusan Peternakan Universitas Sumatera Utara (USU) ini bertujuan sebagai penunjang peningkatan proses belajar-mengajar, praktikum, magang dan sebagai tempat penelitian bagi dosen/mahasiswa-mahasiswi Fakultas Pertanian Jurusan Peternakan, sehingga dapat melengkapi skill/kemampuan baik yang bersifat teknis mengenai pemeliharaan ayam broiler, maupun aspek sosial dan bisnis.

“Kedepannya dengan keberadaan kandang closed house yang dilengkapi dengan fasilitas teknologi yang canggih ini, para mahasiswa dan dosen dari berbagai fakultas dapat memanfaatkan closed house tersebut sebagai sarana dan prasarana belajar untuk melakukan riset inovasi pengetahuan di bidang pemeliharaan dan pengelolaan unggas, sesuai dengan perkembangan tekhnologi ilmu pengetahuan budi daya ayam broiller yang semakin mutakhir,” ujar Dr. (HC) Tjiu Thomas Effendy, S.E., MBA.

Ia berharap fasilitas ini juga dapat menjadi bagian penting dari upaya perguruan tinggi untuk menumbuhkan bibit kewirausahaan sosial di kalangan mahasiswa dan menciptakan lulusan yang mampu berkontribusi bagi perekonomian nasional dan mampu membuat inovasi dan membuka lapangan kerja bagi orang banyak.

“Diharapkan dengan melakukan praktik budidaya pada kondisi riil, bisa membantu mahasiswa dalam meningkatkan skill/kemampuan, baik yang bersifat teknis pemeliharaan, maupun aspek sosial dan bisnis. Sehingga lulusan peternakan bukan hanya pandai dalam teori, akan tetapi juga mahir dalam keterampilan, sehingga memiliki nilai lebih. Sehingga diharapkan Program Teaching Farm ini dapat terus berlangsung dan menjangkau ke seluruh fakultas peternakan di Indonesia,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Wakil Rektor USU, Dekan Fakultas Pertanian USU Dr Tavi Supriana, MS, Ketua Program Studi Peternakan FP USU Dr Ir Ma’ruf Tafsin, MSi, Sekjend Charoen Pokphand Foundation Indonesia Andi Magdalena Siadari, SH, MH dan Regional Head CPI Sumbagut Drh Bambang Sutrasno serta undangan lainnya. (Red)