Warga Bahorok Resah, Terdampak Aktivitas Galian C Dialiran Sungai Wampu

LANGKAT | Beredar video viral warga Dusun Pantai Sampah, Desa Tanjung Lenggang Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, melakukan aksi penolakan aktivitas galian C diduga ilegal yang disebut-sebut berlokasi di Desa Sematar.

Dalam video berdurasi 19,29 detik tersebut, tampak memperlihatkan kerumunan warga dari seberang sungai tempat eskavator dan sejumlah truck angkutan meterial di bataran aliran Sungai Wampu.

Dari rekaman video dihimpun orbitdigital, Selasa (27/1/2026), warga meminta kepada aparat kepolisian khususnya Polsek Bahorok dan Camat Bahorok untuk turun ke lokasi.

“Tanah masyarakat Pante Sampah sudah habis karena penggalian C, Polsek Bahorok wajib turun kesini. Camat Bahorok dan Kades harus turun ke lokasi. Tanah masyarakat sudah habis,” ucap suara dalam video yang diunggah akun media sosial @Bangwo Safri.

“Maaf aku bukan ngoten dan bukan buat viral, karna warga sudah panas karna blm ada penengahnya. Jika Polsek Bahorok tidak turun kami akan tempur perang,” ujar ucapan suara dalam video tersebut.

Diketahui, dari overlay peta pertambangan, pada kordinat 3.548025 LU – 98.241573 BT, tidak ada terdapat perizinan tambang. Patut diduga, aktivitas yang diprotes warga sekitar merupakan merupakan kagiatan tambang ilegal.

Sementara itu, Kapolsek Bahorok AKP Tunggul Situmeang, saat di konfirmasi soal kabar penolakan aktivitas galian C tersebut, ia mengungkapkan sudah turun ke lokasi.

“Ya pasti sdh ke lokasi dan akan menindak lanjuti komplain masy serta berkordinasi dgn Unit tipiter Polres,” ungkap Kapolsek melalui pesan WhatsAppnya kepada orbit digital. (OD-20)