5000 Meter Pengaspalan Jalan Mitigasi GOR-Sebatang, Dituntaskan Tahun Depan

oleh -192 views
Pengerasan mitigasi jalur GOR-Sebatang Kecamatan Singkil Utara, yang akan dilakukan hotmix pekan depan

ACEH SINGKIL- Sepanjang 5.000 meter jalan mitigasi melalui Gedung Olah Raga (GOR) Kecamatan Singkil Utara hingga Desa Sebatang Kecamatan Gunung Meriah, merupakan jalur evakuasi masyarakat Singkil maupun Kecamatan Singkil Utara saat terjadi bencana alam.

Saat ini jalan tersebut sedang dalam pekerjaan pengaspalan melalui sumber pembiayaan hibah BNPB. Lintasan tersebut merupakan jalur tercepat evakuasi bencana alam bagi keselamatan masyarakat.

Namun pekerjaan tersebut dinilai masih belum maksimal. Lantaran, diharapkan bisa pengaspalan tembus ke jalan penghubung Singkil-Sebatang.

“Tanggung kali pembangunannya cuma setengah jalan. Harus nya bisa langsung tembus jalan utama Singkil-Sebatang dari jalur GOR Kasim Tagok,” kata salah satu warga setempat Salihin, kepada Orbitdigital, Selasa (30/6) di Singkil Utara.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil melalui Kasi Rehabilitasi Hawani mengatakan, pekerjaan jalan mitigasi GOR-Sebatang telah diusulkan sejak 2015, yang disetujui untuk dikucurkan anggarannya.

Setelah melalui proses verifikasi oleh BNPB langsung, pengusulan sepanjang 2.500 meter. Sehingga tahun ini baru direalisasikan setelah memenuhi syarat untuk dibantu.

Namun setelah penyusunan RKA di Jakarta oleh tim verifikasi kembali diusulkan bahwa jalan tembus hingga Desa Sebatang sepanjang 5.000 meter, bukan 2.500. Namun tidak bisa dilakukan penambahan, dan harus ditinjau kembali.

Begitupun, katanya BPBD akan kembali mengusulkan untuk pekerjaan lanjutan jalan tersebut hingga tuntas sampai ke Desa Sebatang.

Akan diusulkan lagi tahun 2021 apakah melalui sumber dana BNPB maupun BPBA, dan akan diusulkan sesuai Tupoksi. Agar jalan tidak gantung karena tidak maksimal pemanfaatannya. “Kedepan akan diusulkan sekaligus dengan pembangunan talud. Dan akan menelan anggaran lebih besar dari saat ini,” ujarnya.

Saat ini pihak rekanan sedang mengejar target penyelesaian jalan tersebut hingga Nopember jika cuaca normal.

“Sesuai kontrak 8 bulan pelaksanaan pekerjaan, atau 240 hari kerja, hingga 8 Desember 2020. Namun bisa dituntaskan Agustus atau Nopember kenapa tidak. Karena biaya pemeliharaan tetap terhitung,” sebut Hawani.

Saat ini pekerjaan sudah terlaksana 15 persen. Dan terkendala dengan pembuatan jembatan darurat. Meski masyarakat masih bisa melintas melalui jalan alternatif.

Selain pengaspalan jotmix jalan sepanjang 2.500 meter, proyek senilai RpRp8.045.800.000,- satu paket pekerjaan 1 unit pembangunan jembatan sepanjang 12 meter.

Pembangunan 1 unit gorong-gorong Aramco yang menggunakan ambrol plat. Termasuk didalamnya bronjong pengaman jembatan sepanjang 62 meter.

Pekan depan sudah akan melakukan pengaspaalan sepanjang 300 meter dari Pintu gerbang GOR, terang Hawani.

Sebelumnya, informasi dihimpun wartawan, melalui sumber LPSE Aceh Singkil, Pekerjaan jalan Mitigasi dengan nama proyek, Kegiatan Rehabilitasi dan Peningkatan Jalan GOR-Sebatang Desa Ketapang Indah Kecamatan Singkil Utara, dengan nilai kontrak Rp8.126.882.500, bersumber APBD, dimenangkan oleh PT Anak Laut Indah.

Reporter : Saleh