KARO | Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara bersama Anggota Komisi IX DPR RI menggelar Sosialisasi KIE dan Program Bangga Kencana di Desa Kutambelin Kecamatan Namateran, Kabupaten Karo. Sabtu, (15/10/2022).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI l, H. Ansory Siregar Lc dan Koordinator Bidang KS/PK, Dra. Lucy Destriaty.
Dalam sambutannya, Ansory menyasar gaya pergaulan anak remaja khususnya putra yang merupakan Calon Pengantin (Catin) nantinya.
Ia menyampaikan bahwa remaja putra saat ini tidak hanya ditingkat SMA, SMP pun sudah mulai merokok. Menurut nya, rokok merupakan gerbang menuju gaya hidup bebas yang berkaitan dengan narkoba, alkohol dan pergaulan bebas.
Seperti yang diketahui bahwa rokok tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri, tetapi bagi oranglain. Apalagi asap rokok yang ditimbulkan ketika dihirup oleh seorang ibu yang sedang hamil secara tidak langsung dapat menyebabkan pertumbahan janin lambat sehingga memungkinkan bayi akan menderita stunting
“Kita semua, semua lapisan masyarakat tidak hanya sekolah harus berjuang memberikan pengajaran dan pendidikan terkait bahaya rokok bagi remaja sedini mungkin, apalagi anak remaja putra nantinya akan menjadi seorang ayah yang harus menjaga dan melindungi anggota keluarga dari paparan asap rokok” ucapnya saat membuka kegiatan
Hal tersebut juga didukung oleh koordinator KS/PK, Lucy Destriaty mengatakan saat ini prevelansi remaja perokok tinggi, dan gaya merokok itu bisa menjadi kebiasaan yang akan terbawa sampai mereka menikah dan menjadi seorang ayah. Seorang ayah merokok di depan ibu yang sedang hamil, asap yang dikeluarkan akan mengganggu perkembangan janin.
Diharapkan melalui kegiatan tersebut, warga Desa Kutambelin dapat lebih memperhatikan gaya pergaulan anak remaja mereka dan memahami bahwa ada hal-hal yang harus diperhatikan saat akan memasuki jenjang pernikahan seperti usia ideal, kesehatan, juga kesiapan mental sebagai calon pengantin. (Red)







