MADINA | Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Bupati Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) H Saipulloh Nasution secara resmi mengganti direktur dan jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Husni Thamrin Natal.
Pergantian ini ditandai dengan serahterima jabatan antara pejabat lama ke yang baru diaula rumah sakit tersebut.
Selain Bupati, kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sahnan Pasaribu, Kepala Badan (Kaban) Badan Kepegawaian Daerah ( BKD) Lismulyadi Nasution, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan dr Faizal Situmorang, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Irsal Pariadi, Kepala Dinas ( Kadis ) Perhubungan, Kadis Kominfo dan Kasatpol PP.
Serah Terima Jabatan (Sertijab)yang dilakukan ini meliputi Direktur RSUD dr Husni Thamrin Natal dr Rajamin Nasution digantikan oleh dr Isa Anshari Nasution.
Selain direktur terjadi juga pergantian terhadap Kepala Tata Usaha, Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan dan Kasi Penunjang.
Bupati Madina kepada semua pejabat dan staf keperawatan RSUD dr Husni Thamrin Natal mengatakan kejadian menelantarkan pasien yang terjadi beberapa hari lalu sangat memalukan Kabupaten ini, dimana viral di media sosial dan TV Nasional.
Untuk itulah kata Bupati Direktur dan manajemen Rumah Sakit ini semuanya diganti demi perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Terjadi kelalaian dan pembiaran kepada pasien yang mestinya tidak boleh terjadi, namun itulah kenyataan pada beberapa hari lalu yang dilakukan oleh rumah sakit ini, kedepannya seperti ini tidak boleh lagi terjadi, tegas Bupati, Jum’at (15/8) sore.
Bupati juga mengatakan waktu kedatangannya beberapa hari lalu telah memenuhi dan membutuhi semua kekurangan di rumah sakit ini, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat wilayah Pantai Barat.
Namun ia mengaku kecewa setelah kejadian beberapa hari lalu, kemudian ia meminta kepada pejabat baru yang dilantik agar melaksanakan tugasnya sebaik mungkin dan penuh tanggung jawab.
”Rumah sakit ini adalah harapan bagi masyarakat wilayah Pantai Barat yang jauh dari Panyabungan, untuk itu kepada pejabat baru tunjukan kinerja jangan sampai terulang kejadian beberapa hari lalu,” pungkasnya.
(Rel/OD-34)







