Aceh  

Teladani Akhlak Rasul, MIN 14 Abdya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Kasubbag Kemenag Abdya H Agus Suryadi S.Ag M Pd menyerahkan trophy juara lomba azan, tahfiz dan song religi kepada siswa siswi yang berprestasi.Rabu (19/11/2025).

ABDYA | Madrasah ibtidaiyah negeri (MIN 14) Aceh Barat Daya (Abdya) menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H/2025 M dengan penuh khidmat dan semarak, Rabu (19/11/2025).

Acara yang berlangsung di halaman madrasah ini dihadiri Kepala Kantor Kemenag Abdya diwakili Kasubbag H Agus Suryadi S Ag M Pd, Pengawas sekolah, Keuchik Padang Baru, Keuchik Pawoh Susoh, tokoh masyarakat, Pemuda dan seluruh guru, pegawai, siswa-siswi MIN 14 Aceh Barat Daya.serta penceramah Ust Rahmat Fadhillah S.Pdi MA.

Kepala MIN 14 Abdya IDA Setia S,Ag M.Ed mengatakan, diperingatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H/2025 M , walaupun dengan segala keterbatasan, kegiatan keislaman tersebut tetap berupaya diselenggarakan guna mensyiarkan nilai nilai keislaman.

Berbekal swadaya dari seluruh wali murit, guru, dan tokoh masyarakat sekitar, kegiatan tersebut sudah selesai dilaksanakan dengan semarak.

“Kami bahu membahu bersama walimurit, guru dan aparatur setempat untuk merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, Alhamdulillah dengan sangat keterbatasan persiapan kita sudah selesai melaksanakan beberapa kegiatan, mulai dari lomba azan,tahfiz dan song religi yang mengisahkan kelahiran baginda Nabi,” ucap Ida.

“Kedepan, kami berencana akan menyelenggarakan acara serupa, semoga lebih semarak, dan saya juga berencana akan membuat persiapan yang lebih matang untuk hasil yang memuaskan,” ujarnya demikian.

“Terimakasih kepada tokoh masyarakat dan semua masyarakat yang sudah membantu, juga kepada guru guru,panitia yang sudah berupaya keras mensukseskan acara maulid sekolah ini ” pungkas kepsek MIN 14 Abdya.

Sementara, Kasubbag Kemenag Abdya H Agus Suryadi,S., Ag M Pd. menyampaikan rasa syukur dan bangga Maulid Nabi yang dirayakan di MIN 14 Abdya tersebut semoga diperingati maulid ini menjadi momentum Talenta Generasi Emas Qurani.

“Mudah mudah dimomentum ini dapat melahirkan generasi yang cerdas dan unggul dan mampu membangun peradaban,” singkat Agus. (Nazli).