Formapera Sorot Dugaan Intervensi Hapus Video Viral MBG di Langkat

Menu MBG ayam semur yang diduga dalam kondisi basi. (Foto screenshot)

LANGKAT | Video viral yang memperlihatkan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disuguhkan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Teluk Meku, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat di salah satu sekolah diduga dalam kondisi basi hingga memicu mual dan sakit perut pada sejumlah siswa penerima manfaat, menuai kontroversi.

Informasi yang dihimpun Orbit Digital, Selasa (1/4/2026) menyebutkan, pemilik akun berinisial JD yang mengunggah video tersebut diduga mendapat tekanan dari pihak tertentu untuk menghapus konten.

Ketua DPW Formapera Sumut Bambang Syahputra menyayangkan dugaan adanya intervensi untuk penghapusan video tersebut. Ia menegaskan, fokus perhatian pihak berwenang seharusnya pada evaluasi kualitas menu MBG yang disuguhkan SPPG Teluk Meku, bukan menghapus informasi yang sudah tersebar.

Menurutnya, tindakan itu bertentangan dengan pernyataan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati yang sebelumnya menyatakan masyarakat tidak dilarang mengunggah temuan MBG yang diduga tidak layak, bahkan hal itu dianggap sebagai bentuk kontrol sosial.

Formapera mendesak BGN Wilayah Sumut segera melakukan audit terhadap SPPG Teluk Meku. “Jika ditemukan ada kelalaian dan pelanggaran, BGN harus segera mengevaluasi pihak SPPG, dikarenakan ini menyangkut gizi dan kesehatan anak-anak penerima manfaat MBG yang menjadi program nasional,” tegas Bambang.

Hingga kini, pihak SPPG Teluk Meku belum memberikan klarifikasi resmi atas persoalan ini.

Sebelumnya, video berdurasi sekitar enam menit itu memperlihatkan menu ayam semur MBG yang disebut berbau tidak sedap saat didistribusikan ke SD Swasta Insaniyah Babalan. Sejumlah siswa mengaku mual dan sakit perut setelah mengonsumsinya. Bahkan, pengunggah video mengaku muntah saat mencicipi menu ayam semur tersebut.

Video yang diunggah di akun Facebook @Jafar Drone itu pun viral dan menuai sorotan publik.

“Saya sekarang mendapati MBG yang datang ke sekolah itu berbau dan tidak bisa dikonsumsi. Sekali lagi kami mohon kepada SPPG-nya ini tolong diperbaiki. Ini ada juga anak di Insaniyah yang sakit dan mual,” ujar pemilik akun Jafar Drone, dikutip Orbit Digital, Selasa (31/3/2026).

Saat menanyakannya kepada siswa di sekolah itu, beberapa penerima manfaat mengaku sakit perut dan mual. Mereka menyebutkan, gejala tak wajar itu dialami usai mengonsumsi ayam semur dari SPPG Teluk Meku.

Parahnya lagi, saat mencicipi menu MBG yang diduga menjadi penyebab siswa mual dan sakit perut, Jafar pun langsung muntah.

“Memang ini kalau dikonsusmi dengan anak memang gak bisa teman-teman. Ini real realita. Ini kalau kalian (SPPG) mau, silakan kalian yang makan. Jangan kalian suruh anak-anak yang makan. Ini memang dah gak layak dikonsumsi,” tegas pria dalam video tersebut.

Nurhalimah, guru di SD Insaniyah mengaskan kalau menu ayam semur yang diterima di sekolah itu sudah bau. Siswa di sana juga ragu untuk memakannya.

“Kami mengimbau kepada anak-anak jika terlalu menyengat (baunya) jangan dimakan,” tutur Nurhalimah di video sembari menegaskan kalau menu MBG tersebut tak layak konsusmsi. (OD-20)