DELI SERDANG | Hujan lebat yang mengguyur kawasan pegunungan Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Karo sejak Selasa (7/4/2026) hingga Rabu (8/4/2026) dini hari memicu banjir dan tanah longsor di wilayah Sibolangit.
Longsor terjadi di Dusun III, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, dan menerjang sejumlah rumah warga.
Sebanyak enam orang sempat tertimbun material longsor. Lima orang diantaranya meninggal dunia dan seorang lagi ditemukan selamat.
Rabu pagi tim SAR gabungan yang terdiri dari BASARNAS, TNI, Polri, BPBD, serta dibantu warga setempat yang melakukan pencarian telah mengevakuasi keenam korban.
Kepala Kantor SAR Medan, Herry Marantika, pada Rabu siang menyatakan tidak ada lagi korban yang dinyatakan hilang.
“Seluruh area sudah kami sisir dan tidak ada lagi korban yang belum ditemukan. Artinya, seluruh korban sudah berhasil dievakuasi,” ujar Herry.
Meski demikian, petugas gabungan masih bersiaga dan memantau perkembangan di lokasi dan memantau. Alat berat juga masih terus dikerahkan untuk membersihkan material longsor.
Sementara itu identitas korban yang meninggal dunia dan selamat telah diketahui.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyebutkan korban meninggal dunia masing-masing bernama Gobal Sembiring (39), Riski Sembiring (14), Boy Simorangkir (51), Rosmawati Br Ginting (49), dan Jamilah Br Ginting (48). Sedangkan korban yang selamat setelah sempat tertimbun retuntuhan material longsor bernama Sehat Br Tarigan (65).
“Seluruh korban tersebut merupakan warga sekitar yang rumahnya tertimbun material longsor,” kata Sri Wahyuni.
Selain menelan korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan sedikitnya enam unit rumah mengalami kerusakan berat.
Untuk mengantisipasi longsor susulan, aparat kepolisian telah mengevakuasi warga lainnya ke lokasi yang lebih aman serta menutup area bencana untuk sementara waktu.
Posko darurat juga telah didirikan di sekitar lokasi bencana. Petugas juga terus mengimbau masyarakat agar sementara waktu menjauhi lokasi longsor.
Selain itu tim medis juga sudah dikerahkan ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak.
Polda Sumut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di kawasan rawan longsor dan daerah aliran sungai, mengingat curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Kami minta masyarakat tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila menemukan kondisi darurat di lapangan,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan. (BS/Red)







