Aceh  

Remaja 12 Tahun Hilang Terseret Arus Fi Bendungan Intake Manggeng

ABDYA | Peristiwa tragis itu terjadi di
Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) setelah seorang remaja bernama Reza (12 tahun) dilaporkan hilang terseret arus sungai.saat tengah mandi berada di kawasan Bendungan Intake Krueng Manggeng pada Sabtu (2/5/2026) sekira pukul,16.00 WIB sore.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan bersama masyarakat masih berupaya melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai untuk menemukan keberadaan korban.

Peristiwa naas ini bermula ketika korban sedang mandi bersama teman-temannya di areal bendungan tersebut. Diduga karena kondisi arus yang cukup kuat ditambah debit air yang mulai bertambah, remaja tersebut kehilangan kendali dan terseret aliran air yang dalam.

Camat Manggeng, Ridhawiyardi, mengatakan, bahwa laporan hilangnya Reza mulai meluas, dan pihak kecamatan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari keberadaan korban.

“Benar, kita menerima laporan adanya warga atas nama Reza, usia 12 tahun, yang terseret arus deras di wilayah Bendungan Paya Itek Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil berbatas dengan Lhok Puntoy, Kecamatan Manggeng sore tadi sekitar pukul empat. Namun saat ini pencarian sedang diupayakan semaksimal mungkin,” kata, Ridhawiyardi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Merespons insiden tersebut, Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat Daya beserta unsur TNI/Polri dan masyarakat setempat telah berada di lokasi pencarian.

Pencarian difokuskan pada Penyisiran darat yakni memantau pinggiran sungai dari titik awal kejadian hingga ke arah hilir.

Kondisi cuaca dan arus sungai yang fluktuatif menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Camat Ridhawiyardi mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di dekat aliran sungai atau bendungan.

“Kami meminta doa dari seluruh masyarakat agar ananda Reza segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kami juga meminta warga tidak berkerumun terlalu dekat dengan bibir sungai agar tidak menghambat proses evakuasi tim SAR,” pungkasnya.

Reporter : Nazli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *