Pemkab Madina – TNI Kebut Oplah dan Rehabilitasi Sawah di Kecamatan Siabu

Dua alat berat saat membersihkan lahan pertanian warga di Desa Tangga Bosi (OD 29)

MADINA l Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution kembali meninjau langsung pengerjaan Optimalisasi Lahan Oplah dan rehabilitasi sawah di Desa Tangga Bosi, Kecamatan Siabu, Selasa (12 /05/2026).

Peninjauan ini untuk memastikan percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi. Proyek Oplah seluas 25 hektare di lokasi tersebut ditargetkan rampung pada 28 Mei 2026.

Atika mengatakan, kehadiran Pemkab untuk memastikan rehabilitasi lahan dan normalisasi irigasi berjalan sesuai harapan.

“Kehadiran kita untuk memastikan pengerjaan Oplah berjalan dengan baik. Ini bukti keseriusan pemerintah mulai dari pusat hingga daerah,” tegas Atika.

Pantauan di lokasi menunjukkan dua alat berat jenis ekskavator dan buldoser dikerahkan untuk mengeruk material sedimen bekas banjir yang menimbun sawah warga.

Plt Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhandra Ritonga melalui Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian Rolan menyebut progres pengerjaan di Desa Tangga Bosi sudah mencapai 28-30 persen. Sementara itu, pengerjaan Oplah di Kecamatan Naga Juang baru 7-10 persen.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan melekat Pemkab Madina terhadap proyek rehabilitasi lahan yang dikerjakan Mitra Kodam I Bukit Barisan. Atika didampingi OPD terkait, mulai dari Dinas Pertanian, Dinas PUPR, BPBD, hingga Kominfo.

Kehadiran perwakilan Korem 023/KS, Kodim 0212/TS, dan Dinas Pertanian Sumut di lokasi menunjukkan koordinasi lintas sektoral yang kuat dalam penanganan dampak bencana.

Atika berharap pekerjaan selesai akhir Mei agar petani bisa segera memulai musim tanam kedua. Untuk mendukung itu, Pemkab Madina telah menyiapkan bantuan bibit padi bagi petani terdampak.

Peninjauan di Siabu ini merupakan rangkaian aksi maraton Pemkab Madina dalam mengawal pemulihan ekonomi petani. Sebelumnya, Senin 4 Mei 2026, Wabup juga meninjau Oplah seluas 17 hektare di Saba Lama, Desa Sayur Matua, Kecamatan Nagajuang.

Reporter : OD 29

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *