BINJAI | Aksi unjukrasa bertajuk “Binjai Darurat Kriminalitas” yang digelar di depan Mapolres Binjai berlangsung tertib dan damai, namun diwarnai dengan absennya Kasat Reskrim Polres Binjai di tengah penyampaian aspirasi masyarakat.
Ketidakhadiran tersebut menjadi sorotan utama massa aksi yang menilai hal itu mencerminkan kurangnya keseriusan dalam merespons keresahan publik terkait maraknya kriminalitas.
Dalam aksi tersebut, sejumlah orator secara bergantian menyampaikan tuntutan dan kritik terhadap kondisi keamanan di Kota Binjai yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Koordinator Aksi, Geri Cahya wardana, dalam orasinya menegaskan bahwa masyarakat saat ini hidup dalam bayang-bayang rasa takut akibat meningkatnya kasus kejahatan jalanan seperti begal dan pencurian kendaraan bermotor.
“Kami datang bukan untuk mencari musuh. Kami datang membawa suara masyarakat yang resah. Tapi hari ini, bahkan Kasat Reskrim pun tidak hadir,” ujar para mahasiswa menyesalkan. Rel







