Bank Sumut

ISARAH Sumut Desak Anggota DPD RI Segera Sikapi Kelangkaan BBM

MEDAN | Ketua Ikatan Sarjana Al Washliyah (ISARAH) Sumatera Utara, Abdul Thaib Siahaan ST, M.I.Kom, mendesak seluruh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Utara untuk segera mengambil sikap terhadap persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di berbagai daerah di Sumatera Utara.

Menurut Abdul Thaib, krisis pasokan BBM yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah mengganggu aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta sektor transportasi. Kondisi tersebut dinilai tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan membutuhkan perhatian serius dari para wakil rakyat di tingkat pusat.

Ia menegaskan, anggota DPR RI maupun DPD RI yang berasal dari Sumatera Utara memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat daerah yang mereka wakili. Karena itu, mereka diharapkan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun PT Pertamina guna memastikan distribusi BBM kembali normal.

“Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat kelangkaan BBM. Kami mengajak seluruh anggota DPR RI dan DPD RI asal Sumatera Utara untuk segera bersikap, memanggil pihak-pihak terkait, serta mencari solusi konkret agar persoalan ini segera teratasi,” ujar Abdul Thaib.

Ia menilai kelangkaan BBM telah berdampak luas terhadap roda perekonomian. Pelaku usaha, sopir angkutan umum, nelayan, petani hingga masyarakat umum mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

ISARAH Sumut juga meminta pemerintah bersama Pertamina memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab kelangkaan BBM yang terjadi serta langkah-langkah penanganan yang sedang dilakukan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Selain itu, Abdul Thaib berharap pemerintah menjamin distribusi BBM berlangsung merata hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara, sehingga tidak terjadi disparitas pasokan maupun antrean panjang di SPBU.

Dalam kesempatan tersebut, ISARAH Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban saat mengantre BBM dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), sembari berharap persoalan kelangkaan dapat segera diselesaikan melalui langkah cepat dan terukur dari pemerintah serta dukungan para wakil rakyat asal Sumatera Utara. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *