MEDAN – 86 siswa-siswi dari berbagai sekolah di Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengharumkan nama Sumut Bermartabat di tingkal Nasional maupun Internasional.
Puluhan pelajar asal Sumut itu berhasil menorehkan prestasi melalui karya ilmiah, akademik dan olahraga.
Di tingkat internasional siswa dan siswi berhasil meraih 24 emas, 12 perunggu dan 28 perak. Dari berbagai kompetisi diantaranya lomba karya ilmiah di Malaysia dan Korea, serta kompetisi akademik di Amerika Serikat.
Sedangkan tingkat nasional ada 3 emas, 5 perak, 2 perunggu dan satu tim futsal (12 orang) menjuarai kompetisi nasional.
Salah satu karya ilmiah terbaik datang dari siswa SMA Harapan 3 Medan Timbangan Elektronik Nutrisi (TEN).
Ini merpakan karya ciptaan siswa atas nama Amalzuhra Adisty Siregar dan M Laksamana Arya Airlangga Ksatria Dwika menjadi
TEN dengan kelas fokus kedokteran karena merasa prihatin banyaknya kasus mal nutrisi yang terjadi di Indonesia khususnya Sumut. Karya mereka itupun berhasil mendapat juara pertama di North Sumatera Science Fair 2019.
“Banyak kasus stunting, underweight dan over nutrisi yang kebanyakan karena mal nutrisi. Kami punya ide membuat alat agar semua orang dengan mudah bisa mengetahui berapa nutrisi yang mereka butuhkan,”ujar Amalzuhra kepada orbitdigitaldaily.com, Rabu (20/11/2019).
Diketahui dari 86 siswa-siswi itu merupakan dari anak didik SMA dan SMP seperti Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA), Chandra Kumala School, Singapore Intercultural School, SMAN 1 Medan, SMAN 2 Medan, SMAN 3 Medan, SMAN 7 Medan, SMAN 16 Medan, SMAN 1 Tebingtinggi, SMA Harapan 3 Medan dan SMK TI Budiagung Medan.
Kurangi Risiko Stunting
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas keberhasilan para pelajar mengharumkan nama Sumatera Utara (Sumut) di tingkal nasional maupun internasional.
“Karya seperti ini harus dikembangkan karena sangat berguna untuk masyarakat kita. Dengan alat timbang nutrisi seperti ini bisa mengurangi risiko stunting, kegemukan atau kekurangan gizi. Karya-karya kita haruslah bisa diimplementasikan, berguna untuk makhluk Tuhan yang lain, tidak hanya manusia,” ujar Edy Rahmayadi kepada siswa yang diundang datang ke Kantor Gubernur Sumut Medan.
Selain memberikan apresiasi, Edy mengaku bangga atas prestasi yang ditorehkan para siswa siswi. Dan akan memberikan dana pembinaan sebagai perhatian dari pemerintah.
“Terima kasih anak-anak ku, saya bangga dengan kalian, yang telah berhasil mengharumkan nama Sumut, bahkan Indonesia hingga ke tingkat internasional,” ucap Edy.
Selain memberikan apresiasi kepada siswa dan siswi yang berprestasi, Edy Rahmayadi juga melepas 25 siswa dan siswi Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah yang akan mengikuti Olimpiade Sains Internasional di Korea Selatan dan 3 siswa lainnya ke Jakarta.
“28 siswa dan siswi kita juga akan berjuang untuk mengharumkan Sumut, 25 ke Korea dan 3 ke Jakarta. Kita doakan mereka bisa mengharumkan nama Indonesia Khususnya Sumut,” ujar Edy.
Repoter: Toni Hutagalung







