Bupati, Dandim dan Kapolres Karo Salurkan Bantuan Sembako Kepada Warga Terdampak Erupsi Sinabung

TANAH KARO- Peduli akan warga terdampak erupsi Gunung Sinabung, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH bersama Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli Eko Hardianto, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Sik dan Ketua TP PKK Kabupaten Karo Ny Sariati Terkelin salurkan bantuan Gubsu Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah dan Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin, Sabtu (22/08/2020) di posko Kantor Koramil 04/Simpang Empat.

Bantuan yang disalurkan secara simbolis itu berupa 6000 paket sembako. Masing-masing 3000 paket (bantuan Gubsu), 2000 paket (bantuan Kapoldasu) dan 1000 paket (bantuan Pangdam I/BB).

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH bersama Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli Eko Hardianto, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Sik.

Dikesempatan itu, Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli Eko Hardianto mengatakan, penyaluran bantuan yang akan diberikan semuanya sudah tercatat, namun bagi yang belum tercatat namanya sebagai penerima bantuan, dilain waktu kita catatkan. Jadi filosofinya, secara bergantian dapat.

“Informasi ini perlu disampaikan ketengah-tengah warga. Jangan nanti ada dugaan dari pihak warga di kesampingkan dan hanya tertentu mendapat bantuan sembako. Seandainya, ada warga yang mengeluh, ini tugas perangkat daerah yang menjabarkan untuk menjelaskan,” kata Eko.

“Disisi lain, tugas perangkat daerah juga sebagai penyambung lidah, meyakinkan warga maupun pihak lain, dalam Pendistribusian penyaluran bantuan, selalu menjadi skala prioritas.

“Dengan adanya tertib penyaluran, maka diharapkan tidak ada lagi posko-posko liar, yang selama ini dapat menyebabkan keributan antar sesama warga satu desa, alasannya ada satu warga ganda menerima bantuan, ini kita bayangkan ujungnya bisa ajang mencari duit timbul masalah baru,” sebut Eko.

“Pencegahan itu, mari kita dan perangkat desa semuanya lakukan terintegrasi dari Posko inti ini, tidak ada Posko liar yang membagikan bantuan, jika ada, warga tidak pernah salah, yang salah kita ini semua, karena bagian tupoksi kita menjelaskan sebenarnya kepada warga,” tandasnya.

“Seandainya ada warga bertanya, Kami kok belum kebagian sembako, jelaskan rejeki bantuannya ada segini, sesuai prioritas penyaluran bagi warga yang terparah dulu dan yang benar-benar membutuhkan bantuan itu,” ucapnya.

“Saat ini yang menerima bantuan ada sembilan desa. Kesembilan desa itu masing-masing Desa Gungpinto, Ndeskati, Kutambelin, Naman, Sukandebi, Sukatepu, Kebayaken, Kuta Gugung dan Kuta Rayat,” rincinya.

Sementara Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo, Sik mengatakan, bantuan yang diberikan ini agar diberikan kepada yang berhak dengan tepat sasaran.

“Dalam menghadapi erupsi Gunung Sinabung, warga juga jangan apatis. Tunjukkan warga masih memiliki rasa gotong royong, ketika TNI /Polri dan Pemda turun ke desa untuk melakukan pembersihan abu vulkanik, jangan menganggap itu semua tugas tim dari pemerintah. Alhasil warga menjadi penonton dan menonton saja, sifat ini buang jauh jauh,” ucapnya.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH, menambahkan, dengan adanya Posko Erupsi Gunung Sinabung, yang telah melakukan aksi sosial dalam penyaluran sembako, dapat menjadi pemicu bagi orang lain maupun pihak ketiga, kepada warga yang terdampak Erupsi Sinabung.

“Kita tahu apa yang ada saat ini, belum cukup dan memadai. Tapi patut kita apreisasi pihak gubsu telah menyumbangkan sembako 3000 paket, pihak Kapoldasu 2000 paket dan Pangdam I/BB 1000 paket. Jadi total 6000 paket yang dibagi ini mudah mudahan bermanfaat,” Imbuhnya

“Kedepan, kata bupati yang dibutuhkan komunikasi antar desa dan Posko, tentu membutuhkan alat komunikasi, itu sudah kita pikirkan. Tidak lama lagi akan diberikan setiap desa sekitar Gunung Sinabung peralatan komunikasi berupa HT (Handy Talky) sebagai alat koordinasi. Untuk itu tetap tenang, gunakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan sebab “one all or for one all” (Red – satu untuk semua semua untuk satu),” pungkasnya.

Reporter : Daniel Manik