ABDYA l PA/KPA Wilayah 013 Blangpidie Aceh Barat Daya (Abdya) Peringati Milad GAM ke-45 dengan doa bersama dan menyantuni sejumlah anak yatim di Kabupaten Setempat. Sabtu, (4/12/2021).
Pantauan awak media, kegiatan tersebut dipusatkan di sekretariat Partai Aceh (PA) Jl. Iskandar Muda Gampong Geulumpang Payong Kecamatan Blangpidie, Abdya.
Yang turut dihadiri sejumlah eks kombatan dan unsur penting lainnya, serta turut hadir, mantan Ketua DPRK Zaman Akli, Wakil II DPRK Hendra Fadhli, SH, Ketua Komisi A Sardiman alias Tgk Panyang, mantan Ketua PA,M.Nazir, Hamdani, Tarzan, sekretaris Abdul Azis, dan Anggota DPRK ditiga dapil dari partai Aceh, Putroe Aceh, DPS-PA, Panglima Sagoe serta undangan lainnya.
Ketua PA/KPA 013 wilayah Blangpidie Tgk Abdurrahman Ubit dalam sambutannya mengatakan,bahwa sejak perdamaian GAM dengan pihak RI dan butir MoU Helsinki belum terealisasi dengan semestinya, dan menjadi tugas penting dari pada pejabat Aceh.
Selain itu, Abdurrahman Ubit yang akrab disapa Panglima Do ini juga menyayangkan sikap para pejabat yang menduduki kursi pemerintah, menurutnya, dengan anggaran yang diperuntukkan untuk Aceh sangat banyak tapi masih menduduki Aceh sebagai daerah termiskin di Sumatra, dan terutama para Kombatan masih banyak yang hidup tidak berkecukupan dan ini fakta yang terjadi sekarang.
“Banyak yang memanfaatkan perdamaian ini dengan merebut kekuasaan tanpa memperdulikan nasib bangsa Aceh, dan para pejuang yang masih hidup miskin serta anak yatim yang tidak sejahtera,”ungkap Panglima Do.
Lanjut nya, kedepan semoga akan ada pemimpin yang lahir dengan memikirkan nasib bangsa dan memperjuangkan apa yang telah menjadi hak kita dalam butir MOU Helsinki, jika tidak akan kita khawatirkan tumbuh bibit perjuangan yang baru dengan cara-cara mereka.
“Semoga dengan Rahmad perdamaian ini kita berharap Aceh mampu bangkit dan berjaya sesuai harapan para pejuang terdahulu kita,” pungkas panglima Do.
Sementara itu sambutan Wakil Bendahara Umum DPA-PA pusat Herry Sunandar SE mengajak semua pihak untuk menjaga perdamaian ini dan sama-sama kita perjuangkan apa yang mesti menjadi hak kita dan sama sama kita fikir tentang kemakmuran masyarakat serta anak anak para syuhada.
“Saya diamanahkan oleh Mualem untuk bergabung di partai Aceh dengan tujuan membawa partai Aceh di Abdya kearah lebih baik, tentu tidak terlepas dari arahan dan bimbingan pengurus partai dan harapan syuhada, semoga PA diabdya bisa berjaya kembali dan terus memberikan kemajuan untuk masyarakat,”demikian tutur Herry Sunandar.
Diketahui,ketua umum DPA-PA Aceh H.Muzakir Manaf telah menetapkan saudara Hery Sunanda dengan Nomor induk (NIK)1112010504870002 sebagai Wakil Bendahara XII di DPA Partai Aceh periode 2018-2023.
Reporter: Nazli







