Akhyar Kepala Daerah Pertama Terinfeksi Corona di Sumut: “Mudah-mudahan Segera Pulih”

oleh -359 views
Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nasution. (Foto: Internet)

MEDAN – Hari ini kabar duka datang dari Kota Medan setelah penyebaran virus Covid-19 kian massif. Setelah Sumut dinyatakan sebagai peringkat tiga se-Indonesia, kabar duka datang dari jajaran Pemko Medan.

Setelah simpang siur benar tidaknya Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nasution terinfeksi Covid-19 sejak Selasa (4/8/2020) malam, akhirnya Rabu (5/8/2020) siang ini kabar itu terjawab.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Medan Edwin Effendi, selaku juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Medan membenarkan sang Plt Walikota Medan positif terinfeksi Covid-19.

Akhyar pun menjadi kepala daerah pertama yang positif terinfeksi Covid-19 di Sumut.

 “Kami perlu menyampaikan informasi tentang kesehatan bapak walikota, memang sedang dalam perawatan di rumahsakit dengan keluhan awal Senin (3/8/2020) sore merasa demam. Jadi kita sarankan memeriksakan ke rumahsakit. Dilakukan swab dan Selasa pagi itu hasilnya positif (Covid-19),” ujar Edwin saat menggelar konferensi pers di Kantor Dinkes Medan Jalan Rotan, Rabu siang.

“Tapi InsyaAllah kita bersyukur, karena terus kita sarankan untuk perawatan di rumahsakit sesuai pengawasan yang ketat. Mudah-mudahan sekarang keadaan umum, baik, stabil dan terkendali. Keadaan umum itu tempratur, tekanan darah semua stabil. Khusus pak wali kita harapkan dalam pengawasan tim medis khusus,” ujarnya

Perawatan Khusus

Edwin mengatakan, dengan perawatan khusus dari tim medis ia berharap kondisi Plt Walikota Medan Akhyar Nasution agar dapat segera kembali pulih.

“Mudah-mudahan nanti bisa cepat pulih sehingga bisa berkegiatan seperti yang kita harapkan,” sebut Edwin.

Ditanya soal penelusuran 14 hari ke belakang di mana Akhyar terinfeksi, Edwin belum bisa memastikan.

“Kalau pak wali dengan kegiatannya, kontak dengan orang banyak, pasti banyak kemungkinan. Tapi itu resiko. Beginilah kemungkinan resiko penyebaran dengan perluasan kasus. Artinya setiap kegiatan semua berisiko,” tuturnya.

Untuk itu Edwin kembali mengingatkan agar kepada masyarakat selalu memakai masker di setiap kesempatan.

“Karena itu tetap saya ingatkan agar menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak. Karena penyebaran Covid-19 sudah semakin luas,” ungkapnya.

Sementara itu, terhadap keluarga Akhyar dari hasil swab yang dilakukan rumahsakit hasilnya negatif.

“Ibu dan anak-anak dari hasil swab hasilnya negatif. Sementara untuk orang lain yang kontak erat dengan pak wali akan kita lakukan swab hari ini. Semuanya akan kita lakukan pengamanan,” tuturnya.  (Diva Suwanda)