Bapak di Lhouksemawe Bunuh Anak Angkatnya, Diberi Racun Tikus dan Didorong ke Jurang

Polres Lhokseumawe saat konferensi pers di Mapolres setempat, Rabu (13/3). Ist

Apa yang dilakukan ZU warga Dusun Peutua Daud, Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen terhadap anak angkatnya M Amin benar-benar di luar prikemanusiaan.

M Amin (Alm), yang diketahui anak berkebutuhan khusus itu malah dibunuh dengan cara memberinya racun tikus.

Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Gampong Lagang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

“Jadi korban ini merupakan anak berkebutuhan khusus, dulu pendidikan SD, SMP dan SMA, korban menempuh pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB),” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Indra Trinugraha Herlambang saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Rabu (13/3).

Sambung Kasat, sebulan yang lalu anak tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda berkebutuhan khususnya, korban juga kerap menyinggung dan melakukan hal-hal yang tidak disukai oleh orangtua angkatnya tersebut.

“Akhirnya si bapak angkat (ZU), ini merencanakan mengirim korban ke panti asuhan di Medan, saat itu ayah angkat korban tersebut sudah menyuruh pelaku (SY), untuk menjemput si korban supaya dibawa ke panti asuhan,” ungkap Kasat.

Lanjut Indra, setelah SY tiba di rumah, ternyata persetujuan tersebut berubah, niatnya ingin membawa anak tersebut ke panti asuhan malah berubah menjadi untuk dibunuh, karena bapaknya ini khawatir korban akan kembali lagi ke rumah.

“Korban ini dibunuh dengan cara tidak diberi minum seharian, kemudian sore Selasa (5/3), SY membawa pelaku, kemudian sesampainya di Sawang, SY membeli racun tikus dan melarutkannya ke air teh, karena merasa haus, si korban langsung meminumnya,” ungkapnya, dilansir AJNN.

Dan setibanya di lokasi, korban mulai keracunan, mengeluarkan busa dari mulut, karena korban masih bergerak, pelaku mendorongnya ke jurang lokasi tempat ditemukan korban beberapa waktu lalu.