Kondisi ini diperparah dengan banyaknya pembeli BBM jenis solar yang membeli menggunakan jerigen, sehingga para petugas SPBU, terkadang harus melayani antara truk dengan pembeli yang menggunakan jerigen, sehingga antrian panjang kerap terjadi.
Ketika hal ini dikonfirmasi kan via wa kepada manager SPBU Desa Firdaus, Anto menjawab bahwa itu hal yang biasa. ” Maklum lah bro untuk petani sama untuk sampan itu pun kita kasih harus bawak surut bro baru kita kasih ” balas Anto melalui pesan wa nya. Hingga wartawan orbit meninggal lokasi SPBU Desa Firdaus, antrian untuk mendapatkan BBM jenis solar masih terjadi.
Reporter : Pujianto







