PADANGSIDIMPUAN | Kartu Kembang Anak (KKA) digunakan untuk memantau tumbuh kembang anak dan kegiatan pola asah, asih dan asuh orangtua. KKA dapat membantu dalam mendeteksi dini potensi masalah perkembangan anak, seperti stunting.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Padangsidimpuan, Maragongna Harahap, saat memberikan sambutan kegiatan Orientasi Penggunaan KKA Tk. Kota Padangsidimpuan Selasa (15/10) di Aula Kantor Dinas PPKB Kota Padangsidimpuan. Kegiatan ini diikuti oleh 87 orang Kader dan Penyuluh KB.
“Penyuluh KB dan kader diharapkan mampu menjelaskan dengan baik penggunaan KKA ini kepada keluarga yang memiliki anak balita, dengan begitu ke depan balita-balita di Kota Padang Sidimpuan ini dapat dapat tumbuh dan kembang secara optimal,” ungkap Maragongna.
Sementara itu mawakili Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Penurunan Stunting, Ari Armawan, Humas Perwakilan BKKBN Sumut mengungkapkan bahwa “Kartu Kembang Anak diharapkan menjadi panduan yang memudahkan orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak sejak dini, sehingga potensi masalah perkembangan dapat segera diidentifikasi dan ditangani dengan baik” jelasnya.
Acara tersebut juga disertai dengan penjelasan dan praktik langsung pengisian KKA, diskusi interaktif yang dipandu narasumber yang sudah tersertifikasi, yang memberikan gambaran praktis mengenai penggunaan Kartu Kembang Anak. Di akhir kegiatan, para peserta melakukan permainan edukatif game ular tangga, diikuti oleh seluruh peserta dengan suasana yang ceria.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan penggunaan Kartu Kembang Anak dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pemantauan tumbuh kembang anak, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sehingga dapat menjadi generasi emas dimasa mendatang. (Red)







