BKPSDM Intruksikan Pegawai Susun SKP Awal Tahun

oleh -131 views

ACEH SINGKIL | Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengintruksikan bagi aparatur sipil negara (ASN) segera menyusun sasaran kinerja pegawai (SKP) setiap memasuki awal tahun.

Program ini direncanakan akan mulai diterapkan sejak awal tahun 2021, sebagai tugas bagi ASN untuk mempersiapkan rencana kerja selama setahun bagi para abdi negara tersebut.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang sudah resmi diteken Presiden Jokowi 21 Mei 2019, dengan sanksi pemecatan bagi ASN berkinerja buruk.

Kepala BKPSDM Aceh Singkil Ali Hasmi, didampingi Kabid Informasi Kepegawaian Toharuddin Sinambela kepada orbitdigitaldaily.com, Selasa (22/9/2020) di Gedung Diklat setempat mengatakan, Selama ini PNS bekerja tanpa pedoman SKP, susun SKP saat hendak naik pangkat saja, mulai 2021 awal tahun harus sudah disusun dan dilaporkan sebagai rencana kerja PNS.

Menurutnya saat ini BKPSDM sedang mensosialisasikan kepada pegawai bersangkutan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor30 tahun 2019 tentang penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PP 46 tahun 2011 tentang prestasi kerja pegawai negeri sipil.

“Jadi pegawai harus sudah tau kerjanya apa sasaran selama setahun. Sedang kita susun program kerjanya,” ucap Hasmi.

Toha menambahkan, kegiatan sosialisasi dilaksanakan selama dua hari Senin dan Selasa 22 September 2020, yang diikuti 36 para Kasubbag Pegawai dari sebanyak 46 SKPK.

“Hari ini latihan menjalankan aplikasi pembuatan SKP,” sebut Toha.

Hasmi menegaskan, setelah SKP disusun dan diisi, maka akan menjadi sasaran rencana kerja selama setahun.
Namun jika hingga Desember sasaran kerja tidak tercapai, dan berkinerja buruk, maka ASN yang bersangkutan akan mendapat sanksi pemotongan tunjangan kinerja dan dilakukan evaluasi selama 6 bulan kedepan bahkan sanksi terberat pemberhentian dari PNS.

“Tercapai tidaknya pada SKP awal tahun, Desember akan ditentukan, jika setelah evaluasi 6 bulan, kinerja juga masih rendah, ASN bisa diberhentikan,” tegasnya.

Reporter: Saleh