BNPB Akan Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Erupsi Sinabung

oleh -110 views

TANAH KARO – Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) RIĀ akan kucurkan dana Rp 250 juta ke Kabupaten Karo, untuk bantu kegiatan operasional Pemkab Karo dilapangan tangani erupsi Gunung Sinabung 2020.

“Dana itu peruntukan bagi pengadaan air bersih, masker, obat-obatan dan lainnya. Jika kurang ditambah,” kata Deputi Bidang Pencegahan BNPB RI Lilik Kurniawan kepada orbitdigitaldaily.com saat meninjau aktivitas Gunung Sinabung,  Kamis (13/8).

Saat ini BNPB masih menghitung kebutuhan dasar,  yang dibutuhkan masyarakat yang terkena erupsi Gunung Sinabung.

Lebih lanjut rapat koordinasi peringatan dini dan upaya kesiapsiagaan erupsi Gunung Sinabung sudah dilakukan. Artiannya jika Gunung Sinabung erupsi besar Pemkab Karo harus siap.

Dalam penanganan masyarakat mengungsi jika itu diperlukan, dan mencukupi kebutuhan masyarakat yang mengungsi. 

Untuk penanganan bencana Pemkab Karo akan dibantu, Polres Tanah Karo,  Kodim 0205/TK dan Pemerintah Provinsi.

Di tempat yang sama, Dansatgas Gunung Sinabung Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto Ssos ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, tetap menghimbau masyarakat waspada dan tidak memasuki zona merah.

“Kami Dansatgas tetap menghimbau kepada masyakarat yang berada di seputaran lingkar Sinabung agar tetap waspada dan jangan memasuki ke zona merah yang sudah ditentukan Pusat Vulkanologi,” ucap Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Kav Yuli Eko.

Kepala Vulkanologi Kabupaten Karo Armen Putra mengatakan, masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi.

Serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak G Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di G. Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Reporter: David Kaka