Buntut Tewasnya 2 Tahanan Polsek Sunggal, Kapolsek dan Personel Diperiksa Propam

oleh -235 views
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja saat memberi keterangan di RS Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim, Medan, beberapa waktu lalu. (orbitdigitaldaily.com/Diva Suwanda)

MEDAN – Buntut meninggalnya dua tersangka polisi gadungan di sel tahanan Mapolsek Sunggal, Bid Propam Polda Sumut melakukan pemeriksaan terhadap Kapolsek Sunggal dan sejumlah personelnya.

Informasi ini dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Juru bicara Polda Sumut ini menerangkan, pemeriksaan itu sekaitan kematian dua tahanan mereka yakni Joko Dedi Kurniawan dan Rudi Efendi.

“Iya, diambil keterangannya. Itu udah pasti, karena dia Kapolsek (Sunggal, red),” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (13/10/2020).

Tatan menerangkan, pemeriksaan juga dilakukan terhadap sejumlah personel di jajaran Polsek Sunggal mengetahui detail terkait kejadian.

“Petugas piket juga diperiksa,” katanya.

Seperti diketahui, kematian dua tahanan Polsek Sunggal yang merupakan tersangka perampokan modus polisi gadungan ini dinilai tidak wajar.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Medan, sebagai kuasa hukum dari keluarga tersangka juga telah melaporkan kasus ini ke Polda Sumut.

Berdasarkan laporan keluarga kepada pihak LBH Medan, mereka menemukan adanya kejanggalan terhadap kematian kedua tahanan itu, karena ada luka di kepala dan dada, kulit tangan terkelupas dan sekujur badan kondisi membiru.

Dalam hal ini Polsek Sunggal juga telah melakukan visum, namun hasil visum itu tidak diberikan kepada pihak keluarga. (Diva Suwanda)