ACEH SELATAN | Acara penyerahan bantuan berupa hand tractor kepada 7 kolompok tani diharapkan agar bantuan ini tidak hanya untuk bajak sawah saja, tetapi sekaligus dapat dimanfaatkan untuk bersama dan juga dijaga serta dirawat hingga alat pertanian ini benar benar awet sesuai dengan mekanismenya.
Bukan untuk disimpan digudang tetapi tetap digunakan untuk membajak sawah.
Hal itu dikatakan Bupati Aceh Selatan Tgk Amran kepada para 7 kelompok tani yang menerima bantuan, Selasa (13/10/2020).
Acara penyerahan hand tractor dihadiri, Bupati Aceh Selatan Tgk Amran, Kepala Dinas Pertanian, Yulizar, Kabag Humas setdakab Ramli Tanjung, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian, Zulfa SP, Kasie Alsintan Yusli SP, Kabid Produksi Hasdiman SP, para Kepala BPP, Kasubag Protokol Humas Setdakab Ulfa, juru camera Amad dan staf Humas Sucia dan mantri tani serta para ketua dan anggota kelompok tani penerima bantuan serta undangan lainnya.
Penyerahan 7 unit hand tractor kepada 7 kelompok tani berupa bantuan dari APBN dan dua unit dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPR RI dari Partai Golkar, Salim Fakhkri tahun 2020 itu bertempat di Gedung Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Dinas Pertanian Aceh Selatan di Gampong Panjupian Tapaktuan.
7 Kelompok tani yang menerima bantuan berupa Hand Tractor tersebut kelompok tani Mak Denen, atas nama Nyak Iman Desa Krueng Batu Kecamatan Kluet Utara, kelompok Tani Ban Timoh, atas Nama Azhar Desa Krueng Batu Kecamatan Kluet Utara, Kelompok Tani Udep Beusare, atas nama Abdull Mutaleb Desa Seunebok Keranji Kecamatan Kota Bahagia, Kelompok Tani Yakin Sabee atas nama M.Mucek MR Desa Paya Ateuk Kecamatan Pasieraja, Kelompok Tani Tuah membagi atas nama Akrama Desa Gunong Pulo Kecamatan Kluet Utara, Kelompok Tani Makmur Jaya atas nama atas nama Nasrul Desa Dalam Kecamatan Samadua Kelompok Tani Ingin Hebat atas nama Saed Idris Desa Ie Dingen Kecamatan Meuke.
Tgk. Amran mengingatkan kelompok tani yang menerima bantuan agar tidak memperjual belikan bantuan tersebut.
“Jangan coba-coba saudara menjual belikan, karena apa bila kedapatan menjualnya, saudara akan berurusan dengan pihak hukum, karena bantuan berupa hand tractor ini benar benar digunakan sebagai alat untuk membajak sawah bukan untuk dijual,” paparnya.
“Tentu hal ini bisa berjalan jika didukung dengan peralatan dan fasilitas infrastruktur yang cukup. Makanya, segala upaya terus kita tempuh untuk menyediakan berbagai fasilitas ini. Jika tak cukup tersedia anggaran di daerah, kita intensifkan upaya lobi-lobi anggaran ke provinsi hingga ke pusat. Dan alhamdulillah, secara perlahan-lahan dan bertahap upaya lobi itu mulai menunjukkan hasil memuaskan, yang dibuktikan dengan turunnya bantuan 7 unit Hand traktor ini sumber APBN,” ungkap Tgk. Amran.
Kadis Pertanian Aceh Selatan Yulizar SP juga melaporkan dimana jumlan tractor besar di dinas Pertanian berjumlah 22 unit yang dalam kondisi sehat 10 unit, karena dimasa Covid-19 ini ada keterlibatan TNI sehingga 4 unit dikelola oleh TNI dan untuk 4 unit lagi dikelola secara merata ada di bagian kluet Utara dan ada dibagian Labuhanhaji. Sedangkan Hand tractor sebanyak 200 unit, namun yang dalam kondisi sehat sekitar 65 unit.
Yulizar SP juga menyampaikan dimana beberapa alat pertanian ini tersebar di berbagai kecamatan di Aceh Selatan sebagian ada yang dipinjam pakai oleh dandim Kodim 0107 Aceh Selatan dalam rangka menjalankan program ketahanan pangan dimasa pandemi Covid-19.
Sedangkan untuk hari ini 7 unit hand tractor yang akan diserahkan kepada kelompok tani itu merupakan berupa hand tractor bantuan sebanyak 7 unit, 5 unit hand tractor diantaranya merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI sumber APBN 2020 dan 2 unit lagi merupakan bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPR RI dari Partai Golkar, Salim Fakhkri.
Secara terpisah Kadis Pertanian Yulizar SP juga mengatakan akan tetap terus berupaya dan terus mendampingi Bupati Aceh Selatan demi tercapainya program program pemerintahan AZAM sesuai dengan visi misi sehingga selama kepemimpinan Bupati Aceh Selatan Tgk Amran Aceh Selatan terus maju dan tetap menuju Aceh Selatan hebat, akhirinya.
Kelompok Tani Ingin Hebat atas nama Saed Idris Desa Ie Dingen Kecamatan Meuke mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.
Reporter : Yunardi







