Jamaro mengungkapkan banyak yang menganggap dirinya setelah tidak duduk di legislatif akan ‘gantung sepatu’ dan beralih menjadi coach (pelatih) , namun itu terbantahkan setelah nama saya masuk dalam bursa survey Konvensi Capres RI 2024-2029 yang dilakukan oleh NU, bahkan disurvey pertama saya berada di peringkat teratas .” Munculnya nama Andi Jamaro Dulung dalam bursa Capres Konvensi NU ini ternyata menghidupkan kembali sel-sel yang selama ini tidur dan menaikkan ghiroh (semangat) untuk berkompetisi di Pilpres 2024 mendatang,” ujar Jamaro.
Mengenai anggapan bahwa orang di Pulau Jawa sulit menjadi Presiden Jamaro dengan tegas membantahnya. “Anggapan itu sudah terbantahkan itu bisa dibuktikan dengan adanya tokoh dari luar pulau jawa menjadi pemimpin di negeri ini, seperti BJ Habibi, Yusuf Kalla, Idham Chalid, Moh Hatta. H Adam Malik dan lainnya. Sebagai anak bangsa saya punya peluang untuk menjadi presiden bahkan saya memenuhi syarat, yakni Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, Warga Negara Indonesia, Sehat Jasmani dan Rohani, Berhak memilih dan dipilih, Tidak pernah melakukan perbuatan tercela. Itu sudah saya penuhi .Jadi tidak ada satu halpun yang menghalangi saya menjadi Presiden,” kata Jamaro kembali.
Soal finansial untuk sebagai Capres, mantan Rektor Universitas NU Jakarta ini mengungkapkan sepanjang sejarah Indonesia tidak ada satupun Presiden itu berasal dari orang kaya, semuanya berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja dan bukan konglomerat. ” Bukti yang teranyar adalah Presiden Joko Widodo. Dari keluarga yang sederhana namun menjadi menjadi presiden. Ini menjadi bukti bahwa menjadi presiden tidak harus jadi orang kaya,” kata Jamaro.
Jamaro mengisahkan bagaimana Presiden KH Abdurrahman Wahid memimpin negeri, beliau menjadi presiden tidak pakai uang sepeserpun, beliau dipilih karena ketokohan dan kecerdasannya serta memiliki jaringan yang kuat. “Bayangkan Gusdur dari keluarga sederhana mampu menjadi pemimpin di negeri ini. Saya orang yang paling dekat dengan Gusdur ketika menjadi presiden saya tahu sekali soal keuangan Gusdur beliau sangat sederhana sekali,’ kata Jamaro.







