ABDYA | Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) Mabesad,meninjau langsung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128,Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya)Selasa (5/5/2026).
Kunjungan ini dipimpin Ketua Tim Wasev TMMD ke-128, Kolonel Inf Jon Heriko, S.E., M.M., bersama Pabandya Puanter Kodam Iskandar Muda Letkol Inf Iskandar, serta anggota tim lainnya. Rombongan turut disambut Wakil Bupati Abdya Zaman Akli S.Sos., MM, Dandim 0110 Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P., Kepala Dinas PU Rahwadi Ar, ST., serta unsur Forkopimda dan Muspika setempat.
Wakil Bupati Abdya,Zaman Akli dalam sambutannya menyatakan,bahwa kunjungan Tim Wasev menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas wilayah.
Ia menegaskan, potensi daerah di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata terus dikembangkan dengan prinsip berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, peran TNI melalui program TMMD sangat dirasakan manfaatnya, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan TNI semakin solid, sehingga pembangunan di Aceh Barat Daya dapat berjalan lebih cepat dan merata,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Wasev Kolonel Inf Jon Heriko menyampaikan, kehadirannya bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan TMMD ke-128 serta memastikan program berjalan optimal.
Ia menekankan,pentingnya kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menyukseskan program pembangunan. TMMD, kata dia, memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari pembangunan jalan, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), hingga penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi.
“Kami berharap hubungan baik antara TNI dan masyarakat terus terjaga, serta program TMMD dapat terus berlanjut dengan dukungan semua pihak,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al-Amin memaparkan, pelaksanaan TMMD ke-128 yang berlangsung selama 30 hari, sejak 22 April hingga 21 Mei 2026, berlokasi di Desa Gunung Cut, Kecamatan Tangan-Tangan.
Program ini mencakup pembangunan fisik berupa pembukaan badan jalan sepanjang 2.500 meter dengan lebar 8 meter. Selain itu, terdapat berbagai sasaran nonfisik seperti ketahanan pangan seluas 1 hektare, pembangunan lima titik air bersih, rehab lima unit RTLH, pembangunan lima unit MCK, hingga layanan sosial seperti pengobatan gratis, donor darah, penyuluhan kesehatan dan stunting serta berbagai penyuluhan lainnya yang bersifat sosial, lingkungan dan ekonomi kemasyarakatan.paparnya.
Tim Wasev bersama rombongan kemudian meninjau langsung sejumlah lokasi kegiatan, mulai dari penyuluhan kesehatan dan penanganan stunting, pembangunan sumur bor, posko TMMD, hingga sasaran utama pembangunan jalan di kawasan pegunungan Desa Gunung Cut.
Peninjauan juga mencakup lokasi ketahanan pangan, pembangunan RTLH, serta fasilitas MCK dan penyediaan air bersih bagi masyarakat setempat.
Adapun seluruh rangkaian kegiatan peninjauan berlangsung aman dan lancar hingga selesai pada siang hari.
Kunjungan Tim Wasev ini menjadi bagian dari upaya pengawasan untuk mengukur capaian kinerja Satgas TMMD sekaligus memberikan arahan agar pelaksanaan program berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Program TMMD sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Reporter : Nazli







