LANGKAT | Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Langkat, Endang Kurniasih Syah Afandin, memotivasi percepatan transformasi digital di tubuh PKK melalui Workshop Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA), yang digelar di Gedung PKK Stabat, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan langkah strategis mengoptimalkan 10 program pokok PKK ini sekaligus memperkuat sistem pelaporan yang lebih terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan. Workshop tersebut diikuti oleh para pengurus TP PKK kecamatan se-Kabupaten Langkat.
Ketua TP PKK Langkat Endang Kurniasih dalam arahannya menekankan bahwa kader PKK harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi digital.
Ia menyebut, penggunaan aplikasi SIPANDA bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas kinerja kader PKK.
“Kita harus fokus dan giat meningkatkan kemampuan secara berkelanjutan. Melalui SIPANDA, pelaporan mulai dari harian hingga tahunan kini harus dilakukan secara berkala dan sistematis,” tegas Endang.
Lebih lanjut, Endang menilai bahwa sistem pelaporan berbasis digital akan mempermudah pemantauan, evaluasi, serta pengambilan kebijakan yang lebih tepat dan cepat, khususnya dalam pelaksanaan program-program PKK di tingkat desa hingga kabupaten.
Mewakili Bupati Langkat, Asisten Ekonomi Pembangunan Hermansyah, menegaskan pentingnya integrasi data sebagai fondasi dalam mendukung pembangunan daerah yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Untuk mendukung peningkatan kapasitas kader, workshop menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Langkat, yakni Ibadi Rahman, dan Rizky Akbar Siregar, yang memberikan pembekalan teknis penggunaan aplikasi SIPANDA.
Selain itu, turut hadir narasumber Kristina Ginting dan Fitriani Nur Supandi yang membahas penguatan peran Posyandu dan PKK dalam pelayanan masyarakat.
Melalui kegiatan workshop SIPANDA TP PKK diharapkan semakin siap menghadapi era digital, sekaligus mampu meningkatkan kualitas pelaporan dan pelaksanaan program secara lebih efektif, transparan, dan akuntabel. (OD-20)







