SERGAI| Seorang pria berinisial FD ( diperkirakan berusia 20 tahun ) warga Dusun I Desa Pon Kecamatan Sei Bamban Serdang Bedagai (Sergai) sempat diamuk massa karena kedapatan ingin memperkosa anak teman kerjanya.
Kejadian ini terjadi pada Senin (31/7/2023) sekitar pukul 16.00 WIB di rumah korban yang tidak jauh dari rumah pelaku.
Aksi bejat pria etnis Tionghoa ini ketahuan setelah korban yang saat itu sendirian di dalam rumah berteriak meminta tolong, ketika pelaku ingin memperkosanya.
Menurut beberapa warga, bahwa berdasarkan pengakuan korban sore itu, FD datang ke rumah korban dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BK 4857 XBC, dimana saat itu posisi kedua orang tua korban sedang bekerja dan ketiga adik nya berada diluar rumah, dan saat itu kondisi pintu rumah juga tidak terkunci.
“Mungkin kesempatan itu yang dimanfaatkan oleh pelaku untuk masuk ke dalam rumah”. Kata warga
Masih kata warga, setelah masuk ke dalam rumah, kemudian pelaku melihat korban sedang tertidur di dalam kamar, dan disaat itu pelaku sempat menggerayangi tubuh korban..
“Kata korban dia terbangun lantaran bagian tubuh nya dipegangi oleh pelaku”. Tutur warga menirukan ucapan korban
Kemudian kata warga karena korban tak mengira jika pelaku akan senekat itu karena masih pernah satu kerjaan dengan ibu nya, kemudian korban mencoba menghindar sambil mencuci piring di dapur, namun pelaku malah lebih bringas melampiaskan nafsu bejatnya.
“Disitulah kata korban si pelaku memegangi bokong korban dan kemudian menciumi bagian belakang lehernya”. Ungkap warga.
Merasa perbuatan korban sudah semakin menjadi lanjut warga, kemudian korban mencoba berlari, namun si pelaku yang sudah naik birahi ini tetap berusaha melampiaskan nafsunya dengan cara menarik baju dan leher korban hingga mengakibatkan luka.
“Disinilah korban berteriak minta tolong ke luar rumah”. Ucap warga
Sontak saja sambung warga tadi, teriakan korban ini membuat warga disekitar rumah dan warga yang sedang melintas terkejut dan mendatangi korban.
Setelah mendapat pengakuan dari korban, kemudian sebagian warga marah dan sempat menghakimi pelaku.
“Setelah itu kami pun menghubungi Polisi untuk mengamankan pelaku”. Tutup warga
Pelaku FD kemudian diamankan oleh Polisi dan dibawa ke Polsek Firdaus.
Sementara itu ibu korban SL yang pulang dari tempat kerjanya karena dihubungi atas kejadian ini merasa kaget dengan perbuatan pelaku, karena selama mereka kenal di tempat kerja ( salah satu toko emas ) di Kota Sei Rampah, pelaku dikenal sebagai anak yang baik.
“Nggak sangka aku kayak gini si FD, padahal selama ini dia baik lo, kalau mau Imlek dia sering main ke rumah”. Kata SL heran.
Berdasarkan keterangan SL, pelaku sudah sekitar delapan bulan ini tidak lagi bekerja di tempat yang sama.
“Dia merantau ke Batam dan baru ini pulang, tapi kok jadi kayak gini ya kelakuannya”. Ucap SL terheran heran.
Akibat kejadian ini, korban yang masih duduk di bangku kelas dua salah satu sekolah kejuruan di Sei Rampah ini mengalami trauma berat.
Hingga berita ini dikirim, Orang tua korban belum membuat laporan secara resmi ke Polisi, karena kondisi anak pertama nya ini masih trauma dan belum mau dibawa untuk membuat laporan.
Reporter: Pujianto







