Bahkan dalam investigasi tersebut, seorang pria dengan menggunakan celana loreng yang mengaku anggota TNI dari salah satu kesatuan di Dolok Masihul Sergai menyambangi beberapa wartawan yang melakukan investigasi.
Pria berambut cepak tesebut mengaku bahwa dia yang mengawasi kegiatan galian C itu.
“Baru buka ini bang, awak pun belum ada apa apa ini , tapi cemana perintah langsung dari Komando ” tutur pria yang mengaku sebagai provost ini.
Pria lain dilokasi menyebutkan bahwa tanah hasil pengorekan ini dijual ke Simpang Bro Kota Tebing Tinggi.
Kasat Pol PP Pemkab Sergai Muhammad Wahyudi ketika dikonfirmasi wartawan orbit digital daily, Kamis (16/6/2022) melalui telepon seluler mengaku telah menindak lanjuti informasi warga.
“Udah ke lokasi itu Kabid Gakda” kata Wahyudi
Hanya saja kendalanya menurut Wahyudi bahwa tidak ada Perda yang dilanggar, sehingga yang bisa dilakukan hanya pemberhentian sementara
“Kendala kita untuk menindak tidak ada bang, karena tidak ada Perda yang dilanggar, paling nanti kita panggil dan kita berhentikan sementara”. Jawab Wahyudi mengakhiri.
Reporter : Pujianto







