“Ekonomi kreatif sendiri adalah sebua konsep ekonomi baru yang mengandalkan ide, gagasan dan kretivitas daya manusia, sebagi faktor produksi utama. Ide dan gagasan tersebut yang kemudian di berikan nilai tambah, sehingga menjadi produk atau jasa yang memiliki nilai ekonomi,”terangnya.
Jadi diharapkan, sambung Dodi, Bintek ini mampu meningkatkan kemampuan SDM dari pelaku Usaha, khususnya pelaku UKM disekitar lokasi pariwisata, sehingga berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat di daerahnya.
Dalam praktiknya, ekonomi kreatif di kelompokkan menjadi 17 subsektor di antaranya, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, film dan video, fotografi, kuliner, musik, fashion, aplikasi, penerbitan, priklanan, televisi, radio, seni dan pertunjukan, gim/permainan serta seni rupa.
Sementara, Wabup Langkat, mengharapkan Bintek ini dapat meningkatkan SDM pelaku UKM di Langkat, sehingga membuat peningkatan perekonomian kerakyatan dan PAD Langkat dari sektor wisata.Sebab Kabupaten Langkat, kaya akan potensi pariwisata baik wisata alam, budaya, sejarah dan destinasi religi, selain itu setiap objek wisata tersebut memiliki kegiatan ekonomi kreatif.
Untuk itu, tambahnya, Pemkab Langkat sangat mendukung dan mengapresiasi Bimtek ini, karena tujuannya sejalan dengan visi misi Pemkab Langkat, untuk menjadikan Langkat Yang maju dan Religius melalui perkembangan Pariwisata. “Oleh karena itu pemasaran pariwisata Langkat, harus menjadi hal yang sangat penting untuk di perhatikan,”pungkasnya.
Selanjutnya, Wabup berharap kepada peserta Bimtek, agar memanfaatkan momen kegiatan ini dengan baik dan serius. Semoga ilmu yang diberikan dapat dipahami dan di implementasikan, sehingga benar-benar bermanfaat untuk mendongkrak prekonomian.
Reporter : Sahrul Akbar







