ACEH TAMIANG | Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Indonesia Power, M Hanafi Nur Rifai, bersama rombongan dari kantor pusat melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Bersama PT PLN Indonesia Power Services (PLN IP Services), tim LAZ Kantor Pusat, LAZ UBP Pangkalan Susu, dan tim medis UBP Pangkalan Susu. Kunjungan dilakukan ke lima titik posko pengungsian.
“Lima posko yang dikunjungi yakni posko YBM PLN, Kemensos, Polres Aceh Tamiang, Masjid Al-Ikhlas dan GI Tualang Cut yang terdampak banjir di Aceh Tamiang. Disana tim turut menyerahkan bantuan logistik,” ujar
Direktur Operasi Batu Bara PLN Indonesia Power, Hanafi, pada Jum’at (12/12/2025).
Di keterangannya, Hanafi menyampaikan, penyaluran bantuan logistik berupa bahan makanan pokok beras, mie, minyak, teh, gula, makanan siap saji, air mineral, susu anak.
Tim PT PLN Indonesia Power, PLN Services, LAZ kantor pusat, LAZ UBP dan tim medis Pangkalan Susu, turut menyerahkan bantuan biskuit makanan bayi, pakaian orang dewasa, anak, popok bayi, selimut.
“Selain itu, batuan seperti mukena sarung sajadah, perlengkapan kebersihan, obat- obatan medis, dan kebutuhan dasar lain yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak bencana banjir,” ungkapnya.
Hanafi menambahkan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan sebagai bentuk empati dan kepedulian terutama pada saat bencana melanda masyarakat di sekitar wilayah operasional PLN terutama di Aceh Tamiang ini.
Kami hadir tidak hanya untuk memastikan keandalan kelistrikan, tetapi juga untuk memberikan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang cepat dan tepat.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan menguatkan semangat saudara-saudara kita di Aceh Tamiang,” ucap Direktur operasi pembangkit Batu Bara, Hanafi.
Diketahui, pascabanjir yang melanda Aceh Tamiang beberapa waktu lalu menyebabkan ribuan warga mengungsi dan memerlukan dukungan logistik.
“Semoga penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan darurat yang dilakukan bersama pemerintah daerah dan relawan setempat,” tambah Hanafi.
Selain itu, rombongan turut meninjau Gardu Induk Tualang Cut untuk memastikan sistem kelistrikan tetap aman dan berjalan optimal demi mendukung operasional posko, fasilitas umum, serta kebutuhan masyarakat setempat.
Kunjungan kemanusiaan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan bencana serta memberikan dukungan moral bagi para pengungsi dan petugas di lapangan. (OD-20)







