Dulu Favorit, Kini SMK Kelautan Perikanan Aceh Singkil Memprihatinkan

oleh -20 views
Inilah kondisi SMK Kelautan dan Perikanan Kec. Kuala Baru Kab. Aceh Singkil. (orbitdigitaldaily.com/Saleh)

ACEHSINGKIL – SMK Negeri Kelautan dan Perikanan di Kecamatan Kuala Baru Aceh Singkil, tiga tahun lalu merupakan salah satu sekolah favorit dan berprestasi.

Informasi dihimpun hingga Rabu (9/10/2019), di SMK Kuala Baru jurusan Bidang Agribisnis Perikanan itu saat hanya memiliki 40 orang siswa.

Dengan fasilitas diantaranya 6 ruang belajar dan 10 rumah dinas, termasuk lengkap Mushola dan Aula pertemuan.

Ironisnya, sekolah yang masuk dalam kawasan terluar, terdalam dan tertinggal (3T), sekarang kondisinya minim siswa dan beberapa fasilitas lantai gedung terkelupas. Hal ini mendapat perhatian dari semua kalangan

Apalagi, kini sekolah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Kuala Baru khususnya, maupun Aceh Singkil, saat ini merosot drastis, kata Sarbaini Agam salah satu putra kelahiran Kuala Baru, saat berbincang dengan wartawan, Selasa (8/10/2019).

Agam menyebutkan SMK tersebut merupakan harapan masyarakat Kec. Kuala Baru. Sehingga dikhawatirkan jika terus dibiarkan. Sesuai aturan, selama 3 tahun berturut minim siswa, sekolah tersebut akan ditutup.

Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Aceh Singkil itu juga berharap, agar pihak provinsi bisa menggenjot untuk kembali meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut, kata Agam yang menyebutkan murid disekolah tersebut saat ini hanya dibawah 50 orang.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Kuala Baru Syam’un Nasution mengatakan, sebelumnya Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh, wilayah Aceh Singkil-Subulussalam bersama rombongan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh beberapa hari yang lalu, melihat langsung kondisi sekolah tersebut.

“Alhamdulillah mendapat respon positif dan akan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Katanya, dalam waktu dekat ini, pihaknya bersama dewan guru akan bermusyawarah menindaklanjuti percepatan kemajuan yang selama ini menjadi hambatan di SMK Kuala Baru.

Apalagi beberapa saat yang lalu hasil pertemuan camat se-Aceh dengan Sekda Aceh Taqwallah, yang mendapat dukungan penuh Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Dimana Pemprov saat ini memiliki program “BEREH”. Melalui program ini akan disesuaikan disemua lingkup jajaran.

“Tidak ada lagi yang namanya SMK ini tanggung jawab Provinsi maupun kabupaten, namun sekolah saat ini harus menjadi tanggung jawab dan hak penuh kecamatan,” ujar Syam’un.

Katanya, BEREH merupakan program Pemprov Aceh Bersih, Rapi, Estentif, dan Hijau yang diterapkan disemua lini. Mulai dari desa hingga fasilitas umum, termasuk sekolah-sekolah di ruang lingkup Kecamatan.

Reporter: Saleh