Ketua PW Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumatera Utara H Zulham Efendi Siregar ST dalam sambutannya mengatakan, walau pelaksanaan doa untuk bangsa berlangsung di tengah pandemi, namun tidak menyurutkan niat kita semua untuk berdakwah.
“Mari kita merefleksikan kembali perjuangan para pendiri Al Washliyah, sebelum Indonesia merdeka, Almarhum Tuan Arsyad Thalib Lubis, Tuan Syeikh Muhammad Yunus, Ismail Banda, Abdurrahman Shihab, Adnan Lubis, Bahrum Jamil dan seluruh para pendiri Al Washliyah dan GPA , rela mengorbankan harta bendanya untuk mendirikan dan membesarkan Al Jam’iyatul Washliyah dan turut serta bersama memperjuangkan bangsa ini agar kemerdekaan seperti yang kita rasakan saat ini terwujud,” ujar Tokoh Pemuda Islam Sumatera Utara ini.
Ditambahkan Zulham yang juga Ketua MPI KNPI Sumut , jika para pendiri Al Washliyah yang pernah berjuang dan berkorban demi kemerdekaan Indonesia, untuk itu mari kita seluruh kader GPA agar meluruskan niat untuk kembali membangkitkan semangat dan cita cita luhur para pendiri Al Washliyah dalan mengembangkan dakwah, pendidikan, sosial dan penguatan ekonomi ummat ditengah ditengah masyarakat.
“Hari ini musuh kita bukan bangsa asing seperti sebelum kemerdekaan , musuh kita saat ini tidak nampak, tapi nyata yakni pandemi Covid-19, inilah tantangan bagi kita semua bagaimana kita bisa melaksanakan dakwah, pendidikan dan amal sosial di tengah pandemi ini.
Mari kita berdoa dan beriktiar agar pandemi Covid-19 berakhir.
Teruslah berbuat baik kepada semua ummat, teruslah berkarya untuk bangsa dan negara, insha Allah GPA akan jaya selama-lamanya,” harapnya.







