Hutan Lindung Parapat Rusak, Walhi Minta Polisi Segera Turuntangan

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara, Dana Prima Tarigan. Ist

Hal tersebut, juga meresahkan warga maupun pengguna jalan lintas Sumatera (Jalinsum) karena merasa tidak nyaman dan takut tertimbun longsor.

“Selain itu, kendaraan roda empat dan roda dua, terpaksa harus melalui jalan alternatif yang ditempuh cukup jauh, serta berkelok-kelok dan cukup melelahkan,” kata Pemerhati Lingkungan itu.

Sebelumnya,`arus lalu lintas di jalan nasional di kawasan Parapat, Kabupaten Simalungun masih memberlakukan sistem buka tutup karena longsor, Minggu (13/1) kira-kira pukul 02.00 WIB.

Material longsor menutupi ruas jalan di jalur menuju salah satu kawasan wisata utama di Sumatera Utara, tepatnya di jembatan kembar Sidua-dua.

Kapolsek Parapat, AKP Bambang Priyatno ketika dihubungi Minggu sore mengatakan, tim masih melakukan pembersihan material longsor dari kawasan hutan Bukit Bangun Dolok.

“Longsoran cukup besar hingga menutup dua jalur jembatan kembar,” katanya, seperti dilansir Antara.

Tim berupaya membersihkan satu jalur lagi sampai malam hari supaya arus lalu lintas pada keesokannta bisa normal lagi, itupun jika tidak ada longsor susulan.

Longsor di kawasan tersebut, setidaknya sudah terjadi sebanyak sembilan kali dalam sebulan terakhir.