BATAHAN | Menjelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2026, sebanyak 10 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Wilayah Batahan Selatan, Kecamatan Batahan, menggelar Lomba Cerdas Cermat Edukatif Pra-TKA sebagai langkah strategis mempersiapkan siswa kelas VI.
Kegiatan tersebut dipusatkan di SDN No. 344 Desa Bintungan Bejangkar, dan dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025 hingga selesai, dengan melibatkan SDN No. 344 Bintungan Bejangkar, SDN No. 340 dan SDN No. 342 Batu Sondat, SDN No. 345 Banjar Aur, SDN No. 346 Kampung Kapas, SDN No. 349 Tanjung Kapal, SDN No. 351 Kampung Kapas I, SDN No. 352 Bintungan Bejangkar II, SDN No. 353 Batahan II, serta SDN No. 350 Batahan I.
Ketua Panitia, Darmin S.Pd, menjelaskan bahwa lomba cerdas cermat ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari upaya sistematis untuk meningkatkan kesiapan akademik siswa menghadapi TKA 2026.
Cerdas cermat ini menjadi ajang pemanasan bagi siswa kelas VI agar lebih siap, percaya diri, dan terlatih secara akademik. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memotivasi SDN lainnya serta mempererat silaturahmi dan koordinasi antar sekolah, ujar Darmin, S.Pd, yang juga menjabat Kepala SDN No. 356 Desa Kampung Kapas.
Usai pembukaan oleh Ketua Panitia, acara dilanjutkan dengan pemaparan teknis dan tata tertib lomba oleh Sekretaris Panitia, M. Maramis Sachl, S.Pd. Ia menjelaskan bahwa lomba diikuti oleh 10 regu, yang selanjutnya akan diseleksi menjadi 6 regu terbaik untuk memperebutkan Juara I, II, III, serta Juara Harapan I, II, dan III.
Penilaian lomba dilakukan secara objektif oleh Dewan Juri yang terdiri dari Iryamnianto, S.Pd; Hendra Saputra, S.Pd; dan Kamaluddin, S.Pd, dengan fokus pada ketepatan, kecepatan, serta pemahaman materi akademik.
Di sela-sela kegiatan, Bendahara Panitia, Rohayati, S.Pd, turut menggelar undian cabut lotre sederhana dengan hadiah perlengkapan mandi dan dapur. Meski bersifat sederhana, kegiatan ini dimaksudkan sebagai bagian dari peringatan Hari Guru Nasional yang sempat tertunda akibat musibah banjir.
Walaupun sederhana, ini bentuk kebersamaan dan penghargaan bagi guru. Seharusnya digelar 25 November seiring momen Hari Guru, namun baru bisa terlaksana sekarang, ungkap Rohayati, S.Pd.
Melalui kegiatan ini, SDN se-Wilayah Batahan Selatan menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar serta mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan akademik secara kompetitif dan berintegritas.
Reporter : OD 34







