Kapolda Irjen Martuani Pimpin Operasi Yustisi, Tegaskan Sanksi Denda dan Tutup Tempat Usaha

oleh -126 views

MEDAN – Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin meninjau langsung pelaksanaan operasi yustisi yg dilaksanakan serentak di Sumut.

Dalam pelaksanaan ini melibatkan kurang lebih 100 personel dari unsur TNI, Polri dan Pemerintah di setiap lokasi pelaksanaan razia Senin (14/09/2020).

Pelaksanaan Operasi Yustisi ini dibagi menjadi empat titik di seputaran jalan Lapangan Merdeka Kota Medan.

Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si turut langsung melaksanakan razia masker di Lapangan Merdeka Kota Medan hingga meninjau ke Stasiun Kereta Api Medan mulai dari loket hingga ruang tunggu keberangkatan penumpang kereta api.

Jenderal bintang dua ini mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita melibatkan seluruh element baik dari TNI, Polri dan Pemprov Sumut yang secara serentak hari ini melaksanakan Operasi Yustisi,” jelas Irjen Martuani.

Nantinya setiap pelanggar akan diberikan sanksi dan denda bervariasi mulai dari yang sanksi sosial berupa tindakan fisik dan melaksanakan sidang yang dipimpin pihak kejaksaan yang nantinya KTP akan dilakukan penahanan selama tiga hari.

Sementara itu untuk tempat usaha yang tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan akan diberikan sanksi penutupan.

“Untuk sanksi berupa denda uang masih akan di sosialisasikan lagi,” ucap Martuani.

Kapolda Sumut juga turut menyampaikan harapannya dengan dilaksanakannya razia Operasi Yustisi ini dapat menimbulkan kesadaran diri masyarakat akan pentingnya kesehatan di tengah Pandemi Covid -19 yang masih marak dan terus memakan korban sekaligus semoga apa yang pemerintah laksanakan ini dapat menekan jumlah korban yang terinfeksi Covid-19.

“Saya juga berharap masyarakat patuh bukan karena takut akan sanksi atau denda yang diberikan tapi karena takut akan terpapar Covid-19 sehingga masker dan anjuran protokol kesehatan lainnya sudah menjadi hal yg di haruskan saat akan beraktifitas dan jangan ada lagi alasan lupa ataupun lain lain,” tutup orang nomor satu di Polda Sumut ini. (Diva Suwanda)