Karang Taruna Kabupaten Langkat Bantu Warga

Sementara itu kedua orang tua Hairum yang bernama Rusli (53) dan Arbaiyah Marpaung (43) sangat terharu menerima bantuan dari Karang Taruna dimana dia tidak pernah terpikir akan mendapat bantuan ini. “Kami sekeluarga hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu pengurus Karang Taruna Kabupaten Langkat yang telah memberikan perhatian kepada anak saya yang tertimpa musibah, kami tidak dapat membalasnya, hanya Allah SWT yang membalaskan kebaikan bapak dan ibu,” ujar Rusli yang sehari-hari bekerja sebagai pencari kepiting di laut.

Lebih lanjut Rusli menceritakan bahwa kejadian itu bermula, pada hari kamis (20/1) anaknya Hairum Syahputra berboncengan naik sepeda motor tiba-tiba ada pohon pepaya di pinggir jalan tumbang dan menimpa kepala bagian belakang Hairum, selain itu ada juga luka-luka kecil dibagian tubuh lainnya. Namun yang dirasakan paling vatal dibagian leher belakang, sehingga dari perut sampai ke kaki tidak bisa bergerak. Hairum sempat dirawat di seminggu di rumah sakit. Hingga kini sudah 20 hari pasca musibah itu setelah pulang dari rumah sakit Hairum dirawat di pengobatan alternatif.

“Sudah 20 hari sakit, sempat dirawat di rumah sakit pak, kata dokter ada tulang bagian leher yang retak dan syarafnya juga kena, tapi saya dan keluarga tidak mengizinkan anak saya dioperasi dan saya bawa pulang untuk dirawat dirumah secara alternatif, Alhamdulillah ada perubahan, dimana sudah tidak lagi dibantu oksigen saat bernapas, perut yang bengkak juga kempis,” katanya.