Medan  

Kesibukan Pedagang Hewan Kurban Meningkat

Saman (50) salah seorang peternak dan penjual hewan qurban Berkah yang berada di Jalan Avros Kampung Baru, Kota Medan

MEDAN | Hari Raya Kurban/Idul Adha 1444 Hijriah yang jatuh pada 29 Juni 2023 semakin dekat, para penjual hewan qurban pun mulai sibuk bersiap untuk memberikan pelayanan para pembeli.

Saman (50) salah seorang peternak dan penjual hewan qurban Berkah yang berada di Jalan Avros Kampung Baru, Kota Medan mengatakan, tahun ini penjualan stabil, sama seperti tahun kemarin tidak ada peningkatan. Hingga saat ini hanya 15 ekor dari 42 ekor sapi kurban yang terjual, sebutnya Kamis (15/6/2023)

“Pembeli di tempat saya mayoritas dari kota Medan. Hewan qurban terberat di sini mencapai 120 Kg dan yang teringan berkisar 50 kg

Untuk harga cukup terjangkau sama dengan tahun lalu, baik untuk ukuran 60 kilogram, 70, 80, 90 hingga 100 semuanya stabil, ucapnya. 

Dia merincikan, saat ini harga sapi kurban dengan bobot 60 kilogram dibandrol Rp13.500.000, bobot 70 kilogram Rp14 juta, 80 kilogram Rp15.500.000, bobot 90 kilogram Rp16 juta dan bobot 100 kilogram Rp17 juta. 

“Tetapi untuk kedepannya kita tidak tau harganya naik atau tidak kita ikut arus aja, kalau biasanya harganya stabil hingga mendekati lebaran nanti,” ujarnya.

Faktor Perekonomian

Disampaikan Saman, sepinya minat pembeli sapi pada momen Hari Raya Idul Adha tahun ini dikarenakan ekonomi masyarakat yang kurang dan beralih memilih kambing sebagai hewan qurban.

“Prediksi saya penjualan akan meningkat pada seminggu menjelang perayaan Idul Adha,” katanya.

Tahun ini, usaha hewan kurban berkah hanya menjual sapi dengan jenis madras. 

“Kita jualan sapi khusus untuk lebaran saja, tahun ini hanya menyediakan sapi jenis madras, penggolong gak ada, limousin juga gak ada,” sebutnya. 

Sementara itu, untuk menjaga kesehatan dan kebersihan sapi yang akan dijual untuk hewan kurban pada Idul Adha mendatang, Saman sudah menyuntik vaksin dan rutin membersihkan kandangnya.

Alhamdulilah sebelum sapi kita bawa ke Polonia ini untuk dipajangkan, dari pihak pemerintah sudah mengadakan vaksin jadi kita tinggal ikuti aja, selain itu juga menjaga kebersihan kandang serta memandikan sapi dua kali sehari yaitu pagi dan sore agar tetap sehat, ujarnya.

Reporter : Ripin