Kolaborasi TNI dan BKKBN Dalam Penurunan Percepatan Stunting

Foto : Istimewa

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, Mhd. Irzal SE, ME mengaku sangat mengaresiasi dan mengucapkan terimakasih dengan adanya kolaborasi antara TNI dan BKKBN dalam rangka menurunkan angka stunting di Sumut.

Pasalnya prevalensi stunting di Sumut masih sebesar 25,8%, sedangkan Pemerintah Pusat telah menetapkan target nasional sebesar 14% tahun 2024 mendatang.

“Kita Tahu bahwa angka stunting di Sumut di bawah angka nasional. Target pada RPJM tahun 2024 diangka 14 %. Oleh karena itu dengan adanya kegiatan kemitraan ini, mudah-mudahan angka stunting di Sumut bisa turun sesuai dengan harapan sebesar 14 %,” katanya.

Mhd. Irzal menjelaskan bahwa di Kota Medan Kolaborasi BKKBN dan TNI dan mitra kerja memberikan pelayanan KB dengan melayani peserta MOW sampai saat ini sebanyak 35 aseptor, impalan 55 aseptor, IUD sebanyak 10 aseptor. Kemungkinan bisa bertambah lagi.

“Jadi dengan adanya kegiatan ini sehingga kolaborasi antara TNI dan BKKBN dan mitra kerja dalam rangka percepatan menurunkan angka stunting di Sumut tercapai. Saat ini angka stunting di Sumut berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dikeluarkan Kemenkes RI mencapai 25,8%,” ujarnya.

Sementara jajaran TNI dari tiga matra AD, AU dan AL berkomitmen penuh mendukung BKKBN dalam upaya percepatan penurunan stunting dalam rangka mengejar target nasional di angka 14 % pada tahun 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Mayjen TNI Dr. Budiman, Sp.BP.RE (K), M.A.R.S., M.H didampingi Kapuskes AD, dan Kadiskes AL dan Kadiskes AU.

“Seperti kita ketahui bahwa angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi. Jadi TNI siap berkolaborasi mendukung BKKBN dalam percepatan penurunan stunting,” katanya.

Sedana disampaikan Kepala Pusat Kesehatan TNI AD (Kapuskesad) Mayjen TNI dr. Purwo Setyanto, Sp.B., M.A.R.S mengatakan bahwa TNI AD siap menyiapkan sarana dan prasana bekerjasama dengan TNI AL dan AU.

Apalagi BKKBN telah mengukuhkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting.

Sehingga Kasad secara langsung memerintahkan jajaran TNI AD untuk mendukung penuh program percepatan penurunan stunting. (Red)