Manajemen RSUD-YA Bertanggungjawab Penuh Terhadap Pemenuhan Obat

Direktur RSUD-YA Tapaktuan, dr H Syah Mahdi Sp PD

ACEH SELATAN | Dalam hal menjawab pertanyaan media tentang dugaan obat kosong. Syah Mahdi mengatakan pihak menajemen RSUD -YA tetap bertanggungjawab penuh terhadap pemenuhan obat.

Dan juga mengaku sambungnya 60 persen sudah masuk. Selebihnya sedang dalam proses pemesanan. Namun obat-obat emergency tidak ada yang kosong dan itu diutamakan.

“Obat-obatan non emergency kisaran 40 persen lagi sedang dalam proses pemesanan dan pengiriman. Perkiraan kami sebanyak 60 persen sudah masuk dan sama sekali tidak ada kendala. Pasien yang berobat juga seperti biasa,” papar Direktur RSUD-YA Tapaktuan, dr H Syah Mahdi Sp PD kepada media, Selasa (5/3/2024).

Lanjutnya RSUD-YA Tapaktuan ini kunjungan pasien terus meningkat dan tetap menyediakan layanan spesialis Urologi.

Dengan meningkatnya kunjungan pasien sehingga pelayanan, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah-dr H Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh membuka layanan spesialis baru Urologi.

Dan ditambah lagi dengan penyediaan apotek sendiri, sebagai apotek pelengkap Kimia Farma atau juga menggantikan biaya obat yang di beli di apotek luar.

Tambahnya, mulai 1 Maret 2024 kita melayani spesialis urologi yang ditangani dr Rudi Rafian, Sp.U.

Disebutkan Syah Mahdi, spesialis Urologi menangani penyakit Batu Ginjal, Batu Saluran Kemih, Pembesaran Prostat, Gangguan Berkemih, Varikokel, Infertilitas pria, Disfungsi ereksi dan Infeksi Saluran Kemih dengan metoda tanpa operasi atau system kelombang kejut (ESWL).

“Sebagai rumah sakit regional, kita berusaha meningkatkan pelayanan dan kualitas.

Mudah-mudahan dengan adanya layanan spesialis Urologi, kesehatan masyarakat lebih cepat tertangani, sehingga tidak susah-susah berobat ke luar daerah,” haraprnya.

Tak Ada Kendala

Menurut Syah Mahdi, layanan urologi akan membuka Poliklinik setiap hari Kamis dan Jumat pada pukul 08.00 sampai 16.45 WIB, Minggu pertama dan ketiga bulan berjalan.

Syah Mahdi menyampaikan, jumlah kunjungan terus meningkat, tembus 700 orang setiap hari. Ini sebuah fakta, bahwa rumah sakit yang kita cintai ini masih sangat diminati masyarakat untuk berobat. Bahkan, kadang-kadang melebihi jumlah tersebut.

“Sejauh ini tidak ada kendala dan tidak perlu berpolemik. Tugas kami melayani masyarakat sekuat tenaga dengan baik,” imbuhnya.

Terkait pembayaran gaji karyawan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan jasa medias, kami rasa tidak pernah tidak dibayar. Barang kali tidak terlalu berlebihan, jika kami prediksikan pembayaran gaji PTT dan jasa medis lebih cepat disalurkan RSUD-YA Tapaktuan dari pada rumah sakit lain di Pantai Barat Selatan, pungkas Syah Mahdi.

Reporter : YUNARDI.M.IS