Satu jembatan rangka baja di Aceh Selatan terancam runtuh akibat diterjng banjir. Aset negara ini terancam hilang jika pemerintah tidak membangun tanggul penyelamat
ACEH SELATAN | Masyarakat yang berada di Gampong Jambo Papeun Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan, mohon kepada pmerintah untuk dibangun tanggul diperkirakan sepanjang 2 kilometer di Aliran Sungai Krueng Meukek.
Menurut salah seorang tokoh masyarakat Jambo Papeun Aziman yang ditemui awak media di lokasi Jembatan Rangka Baja menuju Gampong Buket Meuh disebutkan, jika tidak dibangun maka setiap datang banjir maka beberapa aset negara di wilayah itu tenggelam oleh genangan air.
Dikhawatirkan satu unit jembatan rangka baja, tiga unit gedung sekolah dan juga kemukiman masyarakat Gampong Jambo Papeun Simpang Gampong Bukit Meuh Kecamatan Meukek, akan cepat rusak karena setiap kali banjir terus terendam, katanya.
Di Gampong Jambo Papeun dengan jumlah penduduk 2300 jiwa dan masyarakat Bukit Meuh 400 jiwa itu sangat membutuhkan perlindungan dari bencana alam, kata Aziman.
Kondisi masyarakat yang bermukim di pinggiran aliran Sungai Krueng Meukek dan aliran Sungai Simpang Bukit Mas itu menjadi mengkwatirkan, menurut prediksi mereka apa bila terjadi lagi banjir ada harapan empat aset negara akan hancur diterjang oleh dua aliran sungai tersebut, ungkapnya.
Oleh karenanya masyarakat mohon kepadan pemerintah agar dibangun tanggul dengan panjang sekira 2 kilometer dan itu sudah saatnya untuk ditangani segera mengingat ganasnya aliran sungai krueng Meukek dan aliran sungai simpang buket.
Masyarakat memohon agar pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk segera membersihkan bebatuan yang masih menimbunkan badan jalan menuju ke kebun tersebut. Pungkasnya.
Reporter : YUNARDI.M.IS







