Oknum Pejabat Pemprovsu ‘Pecah belah’ Media, Perbedaan Harga Advertorial Antar Media Cetak Terlalu Jauh

Kantor Gubernur Sumut. Ist

MEDAN – Niat Gubsu untuk membantu media di Sumut di masa Pandemi Covid-19 ini ternyata ‘ ‘dikotori’ oleh oknum pejabat di Pemprovsu, salah satunya adalah membuat perbedaan harga yang sangat tinggi untuk penerbitan advertorial antara media cetak satu dengan media cetak lainnya.

Demikian Informasi diperoleh orbitdigitaldaily.com Selasa (18/8/2020)

Anehnya sampai saat ini pihak Dinas Infokom Sumut belum bisa memberikan alasan kenapa terjadi perbedaan harga untuk advetorial antara media cetak yang ada.

Plt Kadis Infokom Sumut Irman Oemar ketika dikonfirmasi terkait persoalan ini mengatakan penentuan harga tersebut sesuai dengan SK Gubsu yang lama dan menjadi pedoman bagi Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu. ” Kami Dinas Infokom hanya berpatokan pada harga yang selama ini digunakan,” kata Kepala Bappeda Sumut di zaman Gubsu Erry Nuradi ini.

Gubsu dalam membantu media masa di masa Pandemi Covid -19 menggelontorkan anggaran senilai Rp3 miliar lebih untuk penerbitan iklan dan sosialisasi penanganan dan pencegahan Covid-19 Tahun 2020.cr-03