PANYABUNGAN I Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol- PP ) Mandailing Natal kembali berhasil menjaring 4 pasangan yang bukan suami istri dan 2 wanita pelayan Tuak dalam operasi penyakit masyarakat. Senin (1/3/2022 ).
“Benar kita melakukan razia operasi pekat dan ini sesuai dengan perintah Bupati Madina H.M.Jafar Sukhairi Nasution dan kegiatan ini terus kita lakukan dalam upaya memerangi penyakit masyarakat dan sesuai dengan peraturan daerah,” kata Kasat Pol- PP Drs. Lis Muliadi MM, melalui Kabid Ketentraman dan Ketertiban umum (Trantibum) Ismail Saleh Dalimunthe yang didampingi kasi Pengawalan Agus Sunarya.
Menurutnya saat ini mereka yang terjaring dalam operasi pekat dan diamankan di Kantor Satpol-PP untuk dilakukan pendataan dan menandatangani pernyataan, dan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga.
“Dua orang kita temukan di kafe rambutan desa simanondong dan empat pasangan lagi terjaring di hotel kelas melati kelurahan Kayu Jati,” katanya.
Namun di hotel kelas malati ada salah satu pasangan lelaki yang melompat dari kamar dua ke lantai dasar, mengakibatkan cedera dan berhasil diamankan anggota yang sigap lansung melakukan pengejaran dan sudah mendapatkan perawatan di RSU Panyabungan dan saat ini sudah kita amankan di kantor satpol-PP katanya.
“Benar ada yang melompat dari lantai atas ke lantai dasar, dan setelah berhasil kita amankan, menurut pengakuannya dia katakutan saat kamarnya di gedor sehingga memilih menyelamatkan diri dengan cara melompat,” jelasnya.
Reporter : Sulaiman Nasution







