Selanjutnya dalam upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, Bobby Nasution menegaskan, Pemko Medan saat ini sangat ketat dalam penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Medan. Ditegaskannya, kegiatan di pusat perbelanjaan, termasuk mall maupun tempat makan, jam operasionalnya dibatasi sampai pukul 20.00 WIB.
Akan tetapi jika terjadi kesalahan yang fatal walaupun baru sekali seperti melebihi batas jam operasional dan menyebabkan terjadinya kerumunan, Bopbby Nasution langsung dengan tegas minta personil yang tengah melakukan penerapan PPKM Mikro untuk menindak tegas pelaku pelanggaran tersebut.
Selain memantau protokol kesehatan (prokes), Bobby Nasution selanjutya meminta kepada para personil yang melakukan razia untuk mengecek izin usaha para pelaku usaha tersebut. Langkah itu bukan untuk mempersulit para pelaku usaha, tetapi hanya saja untuk menyelaraskan semua program prioritas Pemko Medan yang harus di support melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karenanya, tegas Bobby Nasution, Pemko Medan tidak pernah tebang pilih dan langsung memberlakukan peraturan apabila ditemukan terjadi pelanggaran.
“Pemko Medan tidak pernah tebang pilih, hanya saja jumlah personil kita terbatas. Kami juga sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk ikut bersama-sama melakukan penerapan PPKM Mikro. Kita tahu jumlah luas wilayah kita, jumlah penduduk dan jumlah kafe. Satu hari saya minta per kecamatan minimal memantau 4 lokasi saat penerapan PPKM Mikro dilakukan. Dengan jumlah personil yang terbatas, saya minta berkali-kali kepada masyarakat untuk disiplin prokes. Bukan mau menghambat ekonomi, kalau seperti itu kami tentunya juga yang rugi,” terangnya.
Untuk itu, Bobby Nasution mengajak seluruh masyarakat Kota Medan untuk sama-sama disiplin jalankan prokes. “Kalau prokes ini bisa kita kita jalankan, tentunya kegiatan ekonomi ini bisa dilakukan beriringan. Alhamdulillah, saat ini Kota Medan angka positif Covid 19 relatif landai walaupun ada peningkatan kemarin. Tetapi kalau kita bandingkan dengan Pulau Jawa yang tengah melakukan PPKM Darurat sehingga kegiatan ekonominya hampir dibatasi, tentunya ini harus menajdi contoh bagi kita agar Kota Medan jangan sampai seperti itu,” harapnya.







